Baru-baru ini, utusan khusus AS Amos Hochstein mengisyaratkan bahwa gencatan senjata dalam konflik Israel-Hizbullah dapat dicapai sebelum pemilihan presiden AS pada tanggal 5 November.
Asap mengepul di atas Khiam, sebuah kota besar di Lebanon selatan, di tengah pertempuran antara pasukan Hizbullah dan tentara Israel pada 30 Oktober. (Sumber: Reuters) |
Menurut kantor berita AFP , pada 30 Oktober, Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati melakukan panggilan telepon dengan utusan khusus AS Amos Hochstein, dan berkata: "Panggilan telepon itu mengisyaratkan kepada saya bahwa mungkin kita dapat mencapai gencatan senjata dalam beberapa hari mendatang, sebelum 5 November."
Menegaskan bahwa upaya sedang dilakukan untuk mencapai gencatan senjata dengan "optimis namun hati-hati", Bapak Mikati mengatakan: "Situasi dapat segera berubah menjadi lebih baik berkat upaya para mediator."
Ia juga menegaskan kembali bahwa Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 merupakan "jalur kehidupan" Lebanon karena akan membawa stabilitas abadi di Selatan, dan oleh karena itu, resolusi ini perlu dilaksanakan sepenuhnya.
Perdana Menteri Mikati menekankan: "Tentara Lebanon harus segera menguasai distrik-distrik selatan Lebanon setelah pasukan Israel mundur."
Di pihak AS, Tn. Hochstein dan pejabat senior Gedung Putih untuk Timur Tengah Brett McGurk akan melakukan perjalanan ke Israel untuk membahas berbagai isu termasuk solusi diplomatik di Lebanon, serta cara untuk mengakhiri konflik di Gaza.
Sementara itu, kabinet keamanan Israel juga membahas ketentuan gencatan senjata dengan Hizbullah, setelah mengumumkan pemecatan seluruh pimpinan gerakan tersebut.
Menurut media Israel, pada malam 29 Oktober, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membahas dengan para menteri tuntutan negara itu sebagai imbalan atas gencatan senjata selama 60 hari di Lebanon.
Tuntutan ini mencakup penarikan pasukan Hizbullah di utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan Israel; pengerahan pasukan Lebanon di sepanjang perbatasan; pembentukan mekanisme intervensi internasional untuk menegakkan gencatan senjata dan jaminan bahwa Israel akan mempertahankan kebebasan bertindaknya jika terjadi ancaman.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/tinh-hinh-lebanon-thu-tuong-mikati-lac-quan-than-trong-he-lo-con-duong-song-israel-tinh-dieu-kien-ngung-ban-292014.html
Komentar (0)