Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Bui Thanh Son memimpin upacara peringatan 30 tahun keanggotaan Vietnam di ASEAN dan peringatan 58 tahun berdirinya ASEAN - Foto: VGP/Hai Minh
Pada malam hari tanggal 28 Juli, di Hanoi , Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Bui Thanh Son memimpin upacara untuk merayakan ulang tahun ke-30 Vietnam menjadi anggota ASEAN dan ulang tahun ke-58 berdirinya ASEAN.
Upacara tersebut dihadiri oleh para Duta Besar, Kepala Badan Perwakilan Negara dan Organisasi Internasional di Vietnam, serta para pimpinan departemen, kementerian, cabang, dan daerah.
Berlangsung dalam suasana khidmat dan nyaman, acara tersebut merupakan kesempatan untuk mengenang kembali perjalanan tiga dekade Vietnam menuju integrasi mendalam dan kontribusi aktif terhadap rumah bersama ASEAN.
Ini juga merupakan kesempatan bagi Vietnam untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada negara-negara anggota ASEAN, mitra, dan sahabat internasional yang senantiasa mendampingi, mendukung, dan membantu Vietnam dalam proses bergabungnya Vietnam ke dalam ASEAN khususnya dan integrasi regional dan internasional pada umumnya.
Berbicara pada upacara tersebut, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Bui Thanh Son menegaskan makna historis dari keputusan Vietnam untuk bergabung dengan ASEAN pada tahun 1995. Baik ASEAN maupun Vietnam memiliki aspirasi yang sama untuk membangun Asia Tenggara yang damai , stabil, dan maju. Vietnam bergabung dengan ASEAN dengan semangat keterbukaan, tanggung jawab, dan yang terpenting, komitmen untuk menjalin hubungan jangka panjang.
Wakil Perdana Menteri menyampaikan bahwa bagi Vietnam, ASEAN bukan hanya kerangka kerja sama regional, tetapi juga pintu pertama dan terpenting yang membuka perjalanan integrasi regional dan pembangunan nasional. Di dalam keluarga ASEAN, Vietnam sungguh menemukan kepercayaan dan ikatan yang kuat.
Vietnam bangga berpartisipasi dan berkontribusi terhadap tonggak penting ASEAN, mulai dari terwujudnya ASEAN-10, penandatanganan Piagam ASEAN, pembentukan Komunitas ASEAN, dan yang terbaru, penerapan dokumen "ASEAN 2045: Masa Depan Kita Bersama".
Sepanjang perjalanan itu, Vietnam telah berdiri bahu-membahu dengan negara-negara anggota ASEAN, mitra, dan sahabat internasional untuk memupuk solidaritas, mengatasi tantangan, dan bergandengan tangan untuk membangun ASEAN yang bersatu, mandiri, dan berorientasi masa depan, tegas Wakil Perdana Menteri.
Melihat kembali pencapaian ASEAN selama hampir 60 tahun terakhir, Wakil Perdana Menteri menekankan bahwa ASEAN telah berubah menjadi komunitas kohesif yang terdiri dari 10 negara, dan segera menjadi 11 negara, yang berbagi tujuan, visi, dan nilai-nilai bersama.
Menghadapi perubahan zaman yang mendalam, negara-negara perlu terus bergandengan tangan untuk memajukan nilai-nilai dialog, kerja sama, multilateralisme, supremasi hukum, dan terutama memelihara lingkungan yang damai, aman, dan stabil, prasyarat untuk menjamin pertumbuhan berkelanjutan dan keberhasilan bersama Komunitas ASEAN.
Vietnam menyambut baik kesepakatan gencatan senjata segera dan tanpa syarat antara Thailand dan Kamboja
Wakil Perdana Menteri Bui Thanh Son menegaskan komitmen kuat Vietnam untuk mendukung dan memberikan kontribusi praktis terhadap implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045 - Foto: VGP/Hai Minh
Oleh karena itu, Vietnam menyambut baik kesepakatan umum yang baru saja dicapai antara Kamboja dan Thailand mengenai gencatan senjata segera dan tanpa syarat, sebuah langkah pertama yang penting untuk meredakan ketegangan dan memulihkan perdamaian.
Dalam langkah selanjutnya, Wakil Perdana Menteri Bui Thanh Son menegaskan komitmen kuat Vietnam untuk mendukung dan memberikan kontribusi praktis bagi pelaksanaan Visi Komunitas ASEAN 2045, memperkuat solidaritas, sentralitas, dan otonomi strategis ASEAN.
Vietnam akan terus memprioritaskan inovasi, transformasi hijau, transformasi digital, serta pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Forum Masa Depan ASEAN yang diselenggarakan oleh Vietnam akan menjadi ruang dialog yang inklusif dan terbuka, yang berkontribusi pada upaya membangun Komunitas ASEAN.
Pada kesempatan ini, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Bui Thanh Son menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pemimpin dan pejabat generasi demi generasi yang telah mengabdikan diri, meletakkan fondasi yang kokoh, dan terus menginspirasi serta membimbing upaya Vietnam untuk berpartisipasi dan berkontribusi pada ASEAN.
Bukti nyata pilihan dan strategi Vietnam yang tepat
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Bui Thanh Son menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para pemimpin dan pejabat generasi demi generasi yang telah mengabdikan diri dan memimpin upaya Vietnam untuk berpartisipasi dan berkontribusi pada ASEAN - Foto: VGP/Hai Minh
Atas nama negara-negara anggota, dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN 2025, Duta Besar Malaysia untuk Vietnam Dato' Tan Yang Thai mengirimkan ucapan selamat yang hangat kepada Vietnam.
Duta Besar secara khusus menekankan bahwa kunjungan bersejarah Sekretaris Jenderal To Lam ke Sekretariat ASEAN pada bulan Maret 2025 memiliki arti penting besar pada saat peringatan 30 tahun partisipasi Vietnam di ASEAN.
Duta Besar menyampaikan bahwa aksesi Vietnam ke ASEAN pada tahun 1995 mengawali proses perluasan ASEAN, dan menyelesaikan ASEAN-10 pada tahun 1999. Selama tiga dekade terakhir, Vietnam telah menegaskan dirinya sebagai anggota yang proaktif, bertanggung jawab, dan konstruktif, memberikan kontribusi penting bagi pendalaman integrasi ekonomi, memelihara perdamaian, stabilitas, dan mendorong tatanan regional yang berbasis aturan.
Vietnam secara konsisten mendukung sentralitas ASEAN dan memastikan suara bersama yang terbuka dan inklusif. Vietnam telah memainkan peran utama, terutama pada momen-momen penting seperti ketika mengambil alih peran sebagai Ketua ASEAN 2020, menjaga momentum kerja sama regional, mendorong pemulihan ekonomi, membangun rantai pasokan yang tangguh, dan mewujudkan inisiatif-inisiatif strategis seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).
Duta Besar Dato' Tan Yang Thai juga sangat mengapresiasi inisiatif Forum Masa Depan ASEAN yang digagas Vietnam sebagai bukti nyata pemikiran dan visi strategis Vietnam. Forum ini bukan hanya wadah untuk mengumpulkan gagasan, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa ASEAN secara proaktif membentuk masa depan, siap beradaptasi dengan segala perubahan zaman, dan mengutamakan kepentingan rakyat.
Perjalanan 30 tahun partisipasi dalam kerja sama ASEAN merupakan bukti nyata atas pilihan Vietnam yang tepat dan strategis. ASEAN selalu menjadi prioritas strategis dalam kebijakan luar negerinya yang mengutamakan kemandirian, kemandirian, multilateralisasi, diversifikasi, dan integrasi internasional. Menatap masa depan, Vietnam akan terus mempromosikan semangat proaktif, positif, dan bertanggung jawab, serta berupaya semaksimal mungkin demi keberhasilan ASEAN demi Asia Tenggara yang damai, stabil, dan berkembang secara berkelanjutan.
Hai Minh
Source: https://baochinhphu.vn/viet-nam-tim-thay-niem-tin-va-su-gan-bo-ben-chat-trong-gia-dinh-asean-102250728210904372.htm
Komentar (0)