Pada tanggal 7 Juli 2023, Rapat Umum Pemegang Saham VNG Corporation menyetujui rencana bisnis tahun 2023 dengan target pendapatan bersih sebesar VND 9.281 miliar, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 (VND 7.801 miliar).
Perlu dicatat, laba setelah pajak VNG yang direncanakan hanya sebesar negatif VND572 miliar, turun tajam 63% dibandingkan tahun 2022 (negatif VND1.534 miliar). VNG menyatakan bahwa kerugian tersebut telah berkurang secara signifikan berkat pertumbuhan pendapatan, upaya optimalisasi biaya operasional, serta kehati-hatian dalam berinvestasi baru.
Pada tahun 2022, VNG menginvestasikan hampir VND 1.000 miliar dalam proyek Pusat Data VNG dengan total luas lantai 7.800 m² di Distrik 7, Kota Ho Chi Minh. Pusat data ini merupakan salah satu dari tiga pusat data di Vietnam yang saat ini memenuhi standar UpTime Tier III, yang dapat diperluas hingga 1.600 rak untuk segera memenuhi proses transformasi digital yang kuat saat ini. Selain itu, perusahaan juga berkonsultasi dan bekerja sama secara strategis dengan perusahaan rintisan yang telah diinvestasikannya, dengan harapan dapat mengembangkan komunitas dan ekosistem teknologi domestik.
Sesuai strategi pengembangan bisnis 2023 yang disampaikan dalam rapat pemegang saham, VNG terus meningkatkan kapasitas teknologi produk-produk utamanya, dengan tujuan "Go Global" dan menjadikan Bisnis Digital sebagai fokus pengembangan untuk melayani pelanggan korporat di masa mendatang.
Khususnya di segmen gim daring, VNGGames terus meningkatkan popularitasnya di pasar luar Vietnam dan berfokus terutama di Asia Tenggara. Perusahaan ini terus memanfaatkan sepenuhnya kekuatannya dalam menerbitkan gim daring untuk memperluas pangsa pasarnya dengan cepat di pasar-pasar baru sekaligus mengoptimalkan biaya operasional. VNGGames juga berupaya bekerja sama dengan mitra internasional, mendorong investasi jangka panjang untuk mempertahankan kualitas gim yang baik dan siklus hidup yang panjang. VNGGames juga meluncurkan dan mengoperasikan lebih dari 80 gim yang dikembangkan sendiri di dalam dan luar negeri.
VNG menyatakan bahwa Zalo terus berinvestasi pada produk-produk inti untuk meningkatkan pengalaman pengguna, memperdalam kemampuan AI, dan menetapkan tujuan untuk menghadirkan asisten virtual Vietnam, Kiki, ke TV pada tahun 2023. Pada tahun 2022 saja, Zalo memproses lebih dari 1,7 miliar pesan per hari, menjangkau lebih dari 73 juta pengguna tetap. Platform dukungan bisnis, Akun Resmi Zalo, telah berkembang dengan 40.000 akun terverifikasi dan jumlah pesan notifikasi yang dikirim dari akun-akun ini meningkat lebih dari 400% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021.
Pembayaran elektronik ZaloPay diposisikan oleh VNG sebagai penyedia gerbang pembayaran terpadu, terhubung dengan mitra global seperti Grab, TikTok, Baemin, Lazada, dan Shopify. ZaloPay juga mengidentifikasi strategi bisnisnya saat ini dengan berfokus pada kemudahan bagi penjual dan pembeli melalui proses yang paling sederhana, alih-alih bergantung pada program promosi. Pada tahun 2022, ZaloPay mencapai hasil positif dengan total transaksi dompet meningkat sebesar 31% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 dan jumlah pengguna bulanan meningkat sebesar 46%.
Mulai tahun 2023, selain 3 pilar Game Online, Zalo, ZaloPay, dan transformasi digital (VNG Digital Business) akan menjadi bisnis inti VNG. Saat ini, VNG Digital Business menyediakan produk dan layanan berteknologi tinggi bagi pelanggan bisnis, termasuk VNG Cloud (Komputasi Awan), VNG Data Center (Pusat Data), vCloudcam (Kamera Pintar), PRISM (Solusi Manajemen Infrastruktur Cerdas), TrueID (Unit yang mengembangkan aplikasi identifikasi pengguna elektronik eKYC), dan Digital Business Security (Unit yang menyediakan solusi keamanan khusus).
Selain itu, VNG juga menyampaikan kepada rapat pemegang saham rencana pengurangan modal dasar untuk mengelola saham yang dibeli kembali sesuai dengan keputusan perusahaan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, modal dasar baru menjadi VND 287.360.000.000, setara dengan total 28.736.000 lembar saham yang beredar di pasar.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)