Pada tanggal 5 Juni, para calon siswa di Khanh Hoa mengikuti ujian masuk kelas 10 SMA negeri untuk tahun ajaran 2023-2024. Sastra adalah mata pelajaran pertama, dalam format esai. Para calon siswa mengikuti tes Sastra dalam waktu 120 menit.
Kisah seorang pengirim barang yang akunnya terkunci karena seorang pelanggan menuduhnya "mengambil tambahan" 1.000 VND saat mengirimkan barang diunggah daring pada bulan Mei pada ujian Sastra kelas 10 di provinsi Khanh Hoa.
Ujian sastra untuk kelas 10 di provinsi Khanh Hoa.
Pada bagian Membaca, tes tersebut mengutip sebuah bagian dari artikel yang diterbitkan di surat kabar Wanita Vietnam:
Kisah pengirim dan gadis penerima barang juga berkisar seputar 1.000 VND. Karena tidak punya uang kembalian, pengirim otomatis membulatkan jumlah tersebut menjadi 1.000 VND saat membayar pelanggan. Gadis itu merasa ini tindakan tidak jujur. Keduanya berdebat sengit dan berakhir dengan gadis itu memberi tahu aplikasi pengiriman, dan akun pengirim pun terkunci.
Angka 1.000 dalam cerita ini bagaikan sumbu yang membakar ego kedua belah pihak. Satu orang tidak terima dianggap pembohong karena angka 1.000. Orang lain tidak terima dianggap benar tetapi dianggap pecundang. Berdiri di antara akal dan emosi, angka 1.000 terlalu kecil untuk membedakan yang benar dari yang salah, tetapi terlalu besar untuk melukai harga diri setiap orang.
Ujian ini memberikan 4 persyaratan kepada kandidat:
Pertanyaan 1, sebutkan 2 kata yang dipinjam dari bahasa-bahasa Eropa yang digunakan dalam kutipan. Pada pertanyaan 2, kandidat membaca kutipan dengan saksama untuk menentukan penyebab pertengkaran antara pengirim dan gadis penerima barang. Pertanyaan 3, jelaskan efek dari perangkat retorika komparatif yang digunakan dalam kalimat berikut: "1.000 dalam cerita ini berperan sebagai pemicu yang merangsang ego kedua belah pihak". Pertanyaan 4 mengharuskan kandidat untuk menyatakan pendapat pribadinya tentang hubungan antarmanusia. Apakah perlu untuk membedakan dengan jelas antara yang benar dan yang salah, dan mengapa?
Bui Thi Bao Ngoc, Magister Teori Sastra dan Metodologi Pengajaran, yang saat ini mengajar di Sekolah Menengah Atas Ilmu Pendidikan , menilai ujian tersebut relatif sesuai dan tidak terlalu menantang. Meskipun hanya ada sedikit pertanyaan terbuka dan kemampuan mengklasifikasikan kandidat kurang tinggi, ujian tersebut tetap memenuhi persyaratan struktur ujian masuk kelas 10.
"Untuk bagian membaca dan pemahaman, materi bacaannya relevan dengan kehidupan nyata. Soal-soal ujiannya cukup menarik, merangsang minat siswa dalam mengerjakan ujian, serta mengembangkan daya pikir, kapasitas, dan keterampilan mereka dalam mengevaluasi isu-isu sosial. Hal ini membantu mereka mengekspresikan pendapat pribadi dan bergerak menuju gaya hidup yang positif dan beradab," tegasnya.
Data media sosial juga membantu siswa memahami, mengevaluasi, dan menyesuaikan perilaku mereka sendiri di dunia maya pada khususnya dan dalam kehidupan nyata pada umumnya.
UJIAN UJIAN
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)