Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

8 'trik' menghadapi 'badai' pubertas anak yang perlu diketahui orang tua

Báo Gia đình và Xã hộiBáo Gia đình và Xã hội27/10/2024

GĐXH - Sebenarnya, Anda dapat menangani tahap perkembangan anak Anda ini dengan mudah jika Anda tahu cara mengubah diri Anda terlebih dahulu agar sesuai dengan psikologi anak Anda.


Remaja (usia 14-15 tahun) berada dalam fase yang dikenal sebagai "masa pemberontakan". Terkadang, semakin orang tua mencoba menyelesaikan konflik, semakin serius konflik tersebut.

Oleh karena itu, orang tua perlu membekali diri dengan cara-cara efektif dalam mendidik anak di masa pubertas agar terhindar dari masalah-masalah yang tidak diinginkan.

1. Tetap tenang

Ketika anak-anak menunjukkan tanda-tanda penolakan, orang tua sering kali merasa sangat tidak puas dan menggunakan kekuasaan mereka untuk menekan mereka.

Sebenarnya, tindakan ini seperti "menambahkan bahan bakar ke api". Saat ini, yang perlu Anda lakukan adalah tetap tenang dan kalem.

Ketika kedua belah pihak gelisah, yang terbaik adalah bersabar dan menunggu anak tenang sebelum memulai proses berbagi dan "bernegosiasi".

Dengan mentalitas yang mudah berubah dan kurangnya pengendalian diri, bahasa dan tindakan anak-anak ketika mereka ingin melawan benar-benar intens.

Oleh karena itu, pada saat ini orang dewasa dituntut untuk tetap berkepala dingin agar suasana tidak semakin berat dan sulit didamaikan.

8 'chiêu' ứng phó với 'cơn bão' dậy thì của con mà cha mẹ nên biết- Ảnh 1.

Ketika kedua belah pihak sedang gelisah, sebaiknya bersabar dan menunggu anak tenang sebelum memulai proses berbagi dan "bernegosiasi". Foto ilustrasi

2. Habiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak Anda

Perbedaan pemikiran antara orang tua dan anak terlihat jelas dalam banyak keluarga saat ini.

Hal ini menyulitkan anak untuk terbuka dan berbicara dengan orang tua mereka. Jarak antar anggota keluarga juga memisahkan mereka.

Sekali atau dua kali seminggu, orang tua harus menyisihkan waktu untuk berbicara dan bermain dengan anak-anak mereka dan tidak fokus pada hal lain.

Dengan cara ini, orang tua tidak hanya dapat memperkuat hubungan emosional dengan anak-anaknya tetapi juga mengajari mereka beberapa keterampilan komunikasi pribadi.

Hal ini sangat penting untuk perkembangan kepribadian anak di masa mendatang.

3. Jangan terlalu protektif terhadap anak Anda.

Daripada selalu takut anak Anda akan melakukan kesalahan, doronglah mereka agar berani mencoba hal-hal yang ingin mereka lakukan.

Ketika anak-anak mengalami sendiri berbagai hal, mereka akan mengembangkan kemampuan untuk mandiri dan berani mengungkapkan pikiran mereka kepada orang lain. Pada saat ini, Anda seharusnya hanya berperan sebagai pemimpin dan mendukung anak-anak Anda bila diperlukan.

Beri tahu anak-anak bahwa ketika mempertimbangkan suatu masalah, mereka harus berpikir dari berbagai perspektif dan, yang terpenting, bersikap positif. Mereka tidak boleh mengeluh atau menyalahkan ketika mereka tidak puas dengan sesuatu.

Anda juga harus memberi anak Anda lebih banyak ruang agar ia merasa dihargai.

4. Jangan menghakimi

Pada usia ini, anak-anak sangat peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka. Bahkan orang tua yang sering menghakimi dan membandingkan anak-anak mereka dengan anak-anak lain pun tidak terkecuali.

Pada masa ini, anak baru menyadari bahwa orang tuanya selalu bersikap kasar dan tidak mempedulikan mereka.

Akan tetapi, dalam keadaan apa pun, orang tua hendaknya tidak bersikap terlalu keras dan lebih memuji anak tetangganya daripada anak kandungnya sendiri.

Memahami perubahan psikologis dan fisiologis yang terjadi selama masa pubertas sangat penting bagi banyak orang tua. Berkat itu, Anda akan memiliki cara yang efektif untuk mendidik anak-anak Anda.

5. Percayalah padaku

Pada masa ini, anak-anak memiliki rasa kemandirian yang sangat kuat, sehingga menuntut Anda untuk memiliki rasa percaya yang sesuai.

Selama periode ini, banyak anak berpikir bahwa orang tua mereka tidak pernah mempercayai mereka atau memahami mereka.

Dalam situasi ini, yang harus Anda lakukan adalah memberikan hak-hak tertentu kepada anak Anda, sekaligus menunjukkan bahwa Anda memercayai mereka, membiarkan mereka melakukan beberapa hal sesuai kemampuan mereka, dan bersedia menerima jika mereka tidak melakukannya dengan baik.

Masa pemberontakan merupakan masa ketika anak berada dalam fase setengah dewasa setengah anak-anak, sehingga rasa percaya merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi anak.

8 'chiêu' ứng phó với 'cơn bão' dậy thì của con mà cha mẹ nên biết- Ảnh 2.

Masa pemberontakan adalah masa ketika anak-anak setengah dewasa dan setengah anak-anak, sehingga kepercayaan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi anak-anak. Foto ilustrasi

6. Biarkan anak Anda mandiri

Mudah untuk melihat bahwa anak-anak yang memasuki masa pubertas mulai ingin berhenti menerima bantuan dari orang tua mereka dan lebih suka bergantung pada teman-temannya.

Oleh karena itu, orang tua sebaiknya mempertimbangkan dengan matang sebelum mendapatkan informasi dari teman sebaya anak. Hindari membiarkan anak kehilangan kepercayaan kepada orang tua ketika mereka mengetahui tindakan ini.

Pada tahap ini, peran orang tua dalam dunia anak-anak mereka pun perlahan menjadi kabur. Inilah tahap ketika anak-anak benar-benar memiliki rahasia yang ingin mereka sembunyikan dari orang tua mereka.

Semakin orangtua peduli dan penasaran terhadap teman-teman anak-anaknya, semakin anak-anak akan menjadi jauh dan acuh tak acuh terhadap mereka.

Oleh karena itu, orang tua sebaiknya membiarkan anak-anaknya mandiri dan melakukan apa yang mereka inginkan.

7. Terapkan metode “ pendidikan implisit”

Saat menghadapi perilaku membangkang anak Anda, jangan pernah langsung berkata, "Tidak!".

Misalnya, kalau anak bilang mau beli baju bermerk, kalau Anda bilang "Tidak", itu malah akan membuat anak makin ingin beli, karena pada titik ini dia merasa tidak bisa sharing atau berkomunikasi dengan orang tuanya, bahwa orang tuanya tidak mengerti dia, jadi "ngomong sama aja nggak ngomong".

Berikan anak Anda banyak kesempatan untuk mengungkapkan keinginannya kepada Anda. Jika permintaannya tidak masuk akal, Anda juga harus dengan sabar menjelaskan kepada anak Anda apa yang tidak masuk akal dari permintaan Anda.

Selain itu, biarkan anak Anda melakukan kesalahan dan pahamilah bahwa Anda akan bersimpati dan memahami kesalahan mereka.

8. Cobalah pendekatan tidak langsung

Ketika anak Anda belum memasuki masa pubertas, orang tua dapat berbicara terus terang dengan anak mereka tentang setiap hal yang terjadi sepanjang hari, seperti: "Bagaimana pelajaranmu hari ini?", "Apa yang terjadi di sekolah?", atau "Apakah nilai ujianmu bagus?". Namun, ketika anak Anda memasuki masa pubertas, segalanya berbeda.

Pada usia ini, mengajukan pertanyaan langsung seperti itu akan membuat anak Anda tidak nyaman dan merasa seperti dunia pribadinya sedang diganggu.

Orangtua dapat menggunakan beberapa cara tidak langsung untuk merawat anak-anaknya, seperti duduk di samping mereka, tidak mengajukan pertanyaan apa pun, hanya mendengarkan.

Tindakan ini berpotensi mengungkap lebih banyak informasi tentang rahasia yang disembunyikan anak Anda.

Kadang-kadang, Anda dapat mengambil inisiatif untuk berbagi atau memberi nasihat kepada anak Anda, tetapi jangan ikut campur atau mencoba menyelesaikan setiap masalah anak Anda.


[iklan_2]
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/8-chieu-ung-pho-voi-con-bao-day-thi-cua-con-ma-cha-me-nen-biet-172241027095625022.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk