Perhatikan perasaan aneh di kaki Anda saat berjalan: Berhati-hatilah karena itu bisa menjadi gejala awal diabetes, mungkin ada tanda-tanda bahwa Anda perlu mengambil tindakan.
Perubahan tersebut bisa menjadi tanda peringatan dini diabetes - penyakit yang dapat memengaruhi kadar gula darah, sirkulasi dan kesehatan saraf, yang menyebabkan gejala-gejala yang dapat muncul saat berjalan sehari-hari.
Mengenali tanda-tanda ini sejak dini penting dalam mengendalikan kesehatan Anda sebelum kondisi bertambah buruk, menurut situs berita kesehatan Healthline .
Gejala diabetes bisa muncul saat berjalan, kata para ahli
ILUSTRASI: AI
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain kesemutan, rasa terbakar, rasa tidak nyaman, atau denyutan di kaki, menurut Diabetes UK . Sensasi ini mungkin lebih parah di malam hari. Beberapa orang mungkin juga mengalami kram kaki.
Jika nyeri kaki disebabkan oleh penyakit arteri perifer, penderitanya mungkin mengalami nyeri saat berjalan atau beraktivitas lainnya. Nyeri ini biasanya hilang dengan istirahat. Kram yang menyakitkan pada otot pinggul, paha, atau betis juga mungkin terjadi. Masalah kaki seperti tukak lambung juga dapat menyebabkan nyeri atau gatal.
Cara mendapatkan protein tanpa makan daging
Waspadai gejala potensial diabetes berikut saat berjalan.
1. Rasa kesemutan di kaki dan tungkai saat berjalan
Ini bisa menjadi salah satu tanda awal diabetes. Ini menandakan neuropati perifer, suatu kondisi yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang merusak saraf di ekstremitas Anda. Anda mungkin merasakan sensasi kesemutan, terbakar, atau seperti ditusuk-tusuk jarum di kaki dan telapak kaki saat berjalan. Awalnya, sensasi ini mungkin ringan dan mudah diabaikan, tetapi seiring waktu dapat berkembang menjadi mati rasa yang meluas.
Diabetes dapat dikontrol, terutama jika terdeteksi dini.
ILUSTRASI: AI
2. Kram kaki setelah berjalan jarak pendek
Hal ini juga dapat mengindikasikan penyakit arteri perifer diabetik. Gula darah tinggi dapat menyebabkan arteri menyempit dan kaku, sehingga mengurangi aliran darah ke kaki dan tungkai. Hal ini dapat menyebabkan nyeri, kram, atau rasa berat di betis, paha, atau bokong saat berjalan.
3. Merasa sangat lelah setelah berjalan jarak pendek
Ini bisa jadi pertanda fluktuasi kadar gula darah. Gula darah tinggi maupun rendah dapat menyebabkan kelelahan parah.
Merasa lelah sepanjang waktu, terutama saat Anda tidak melakukan aktivitas berat, dapat mengindikasikan bahwa tubuh Anda tidak mengendalikan glukosa secara efektif - tanda peringatan utama diabetes.
4. Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki setelah berjalan
Kondisi ini juga bisa menjadi tanda diabetes. Kondisi ini dapat memengaruhi fungsi ginjal, menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan pada pergelangan kaki dan kaki. Jika sepatu Anda terasa lebih sempit atau kaki Anda tampak bengkak setelah berjalan, hal ini mungkin disebabkan oleh retensi cairan yang berlebihan.
Apa yang harus saya lakukan jika saya melihat gejala-gejala ini?
Diabetes dapat dikontrol, terutama jika terdeteksi sejak dini. Pantau waktu dan frekuensi gejala-gejala ini. Jika Anda memiliki alat pengukur glukosa darah, periksa gula darah Anda pada waktu yang berbeda dalam sehari. Olahraga teratur membantu sirkulasi darah dan mengatur gula darah Anda.
Tindakan proaktif seperti melakukan pemeriksaan rutin, menjaga pola makan seimbang, tetap aktif, dan mengelola stres dapat membantu mencegah atau mengendalikan diabetes secara efektif, menurut Healthline.
Komentar (0)