Untuk menghilangkan 1 kg lemak berlebih, tubuh membutuhkan defisit sekitar 7.700 kalori. Jika Anda mengalami defisit 500 kalori/hari dan terus-menerus selama 1 bulan, Anda dapat menghilangkan sekitar 2 kg lemak berlebih, menurut situs web kesehatan Verywell Health (AS).
Diet defisit kalori dan olahraga tinggi akan membantu Anda menghilangkan lemak dengan cepat tetapi juga akan menyebabkan hilangnya massa otot.
Tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk mempertahankan fungsi dan aktivitas vitalnya. Oleh karena itu, ketika memasuki kondisi defisit kalori, tubuh akan merespons dengan memperlambat metabolisme dan memobilisasi energi dari berbagai tempat di dalam tubuh.
Pertama, tubuh akan memobilisasi glikogen yang tersimpan di dalam sel, hati, jantung, dan beberapa tempat lainnya. Kemudian, kelebihan lemak akan diubah menjadi energi. Inilah tujuan dari upaya penurunan berat badan.
Namun, masalahnya tidak berhenti di situ. Tubuh membutuhkan protein untuk berfungsi, dan otot adalah sumbernya. Katabolisme otot terjadi, yang menyebabkan tubuh memobilisasi protein di dalam otot dan mengubahnya menjadi kalori. Akibatnya, otot menyusut.
Dengan diet defisit kalori dan olahraga teratur, meskipun Anda kehilangan banyak lemak, Anda juga akan kehilangan massa otot. Bagi banyak pengunjung pusat kebugaran, terutama pria, kehilangan otot sama sekali tidak diinginkan.
Latihan kekuatan seperti angkat beban akan menciptakan stimulasi otot dan membatasi katabolisme otot.
Untuk menghindari kehilangan otot, orang yang ingin menurunkan berat badan perlu memastikan dua faktor. Faktor tersebut adalah latihan kekuatan dan asupan protein yang cukup bagi tubuh. Latihan kekuatan seperti angkat beban akan merangsang otot dan membatasi katabolisme otot. Frekuensi latihan minimal 2-3 sesi/minggu.
Sementara itu, mendapatkan cukup protein akan membantu menyediakan nutrisi penting ini bagi tubuh dan menghindari penggunaan protein yang tersimpan di otot. Untuk mendapatkan cukup protein, praktisi perlu mengonsumsi suplemen protein sebanyak 1,2 hingga 1,5 gram/kg berat badan. Misalnya, seseorang dengan berat badan 60 kg perlu mengonsumsi 72 hingga 90 gram protein per hari. Dengan jumlah protein ini, massa otot tidak hanya dipertahankan, tetapi bahkan ditingkatkan.
Selain itu, para ahli juga mencatat bahwa semakin besar defisit kalori dan semakin tinggi intensitas latihan, semakin cepat penurunan berat badan. Namun, tingkat kehilangan otot juga akan lebih besar, bahkan menyebabkan tubuh melemah. Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menjaga diet dan olahraga tidak lebih dari 500 kalori/hari dalam kondisi defisit, menurut Verywell Health.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)