Mahasiswa baru mendaftar di Universitas Teknologi pada pagi hari tanggal 24 Agustus - Foto: NGUYEN BAO
Pada 24 Agustus, Universitas Teknologi (UET), Universitas Nasional Vietnam, Hanoi, menyelenggarakan penerimaan langsung bagi lebih dari 4.200 mahasiswa baru. Pada pagi harinya saja, hampir 3.000 calon mahasiswa telah menyelesaikan prosedur penerimaan.
Menurut statistik sekolah, 192 kandidat diterima di sekolah dengan skor sempurna 30. 815 kandidat memperoleh skor 28 hingga 29 poin, dan 1.239 kandidat memperoleh skor 27 hingga 28 poin. Persentase kandidat yang memperoleh skor 29 poin atau lebih mencapai 13% dari total target.
Secara khusus, industri ilmu komputer memiliki 128 kandidat yang memperoleh skor 29 poin atau lebih, yang mencakup 29% dari total target industri; teknologi informasi memiliki 213 kandidat, yang mencakup 48% dari target industri.
Skor di atas termasuk poin yang dikonversi dan poin bonus.
Sebelumnya, Universitas Teknologi mengumumkan skor standar berkisar antara 22,14 hingga 28,19 poin, dengan skor tertinggi di bidang teknologi informasi; dan terendah di bidang teknologi pertanian . Sebagian besar jurusan memiliki skor standar di atas 26.
Prof. Dr. Chu Duc Trinh - Kepala Universitas Teknologi - Foto: NGUYEN BAO
Profesor Dr. Chu Duc Trinh - Rektor Universitas Teknologi - mengatakan bahwa kelima sekolah tersebut khususnya telah meningkatkan kuota pendaftaran mereka di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan, elektronika, semikonduktor dan otomasi, namun daya tarik terhadap sekolah tersebut tidak menurun tetapi malah meningkatkan nilai penerimaan.
"Skor standar untuk industri teknologi informasi di beberapa lembaga pelatihan telah menurun, tetapi untuk universitas-universitas terkemuka seperti Universitas Sains dan Teknologi Hanoi, Kota Ho Chi Minh, dan Da Nang, skor standarnya masih meningkat. Universitas-universitas dengan skor standar sedang melambat, dan di masa mendatang, mereka perlu meningkatkan kualitas pelatihan secara drastis untuk memenuhi permintaan," ujar Bapak Trinh.
Terkait industri data dan kecerdasan buatan, ia mengatakan bahwa tolok ukurnya sedang meningkat, dan ini juga merupakan bidang yang kuat bagi Vietnam di waktu mendatang jika pasar ini dilatih dan dimanfaatkan dengan baik.
Menurut Bapak Trinh, setelah upacara penerimaan, mahasiswa baru akan menjalani proses pelatihan dan pembelajaran yang ketat selama 4 tahun. Para mahasiswa perlu tekun dalam mengasah pengetahuan dan keterampilan, namun tetap memperhatikan latihan fisik untuk memenuhi persyaratan pembelajaran.
Beliau berpesan kepada mahasiswa baru untuk mencintai jurusan yang telah mereka pilih, bahkan jurusan yang "harus mereka pilih", karena tidak semua kandidat akan lulus pilihan pertama mereka. Mereka harus belajar secara mandiri, kreatif, dan sistematis.
"Mahasiswa sebaiknya tidak memasuki pasar kerja terlalu dini. Selagi masih kuliah, anggaplah ini sebagai waktu untuk berinvestasi untuk masa depan. Investasi ini mungkin akan menyulitkan keuangan keluarga, tetapi ini adalah cara berinvestasi yang paling efektif. Jika ada mahasiswa yang mengalami kesulitan, silakan hubungi pihak sekolah untuk mendapatkan kebijakan dukungan yang sesuai," saran Bapak Trinh.
Source: https://tuoitre.vn/gan-200-thi-sinh-dat-diem-tuyet-doi-vao-truong-dai-hoc-cong-nghe-nho-diem-cong-2025082413442226.htm
Komentar (0)