Labu siam adalah sejenis tanaman yang tumbuh subur di cuaca dingin dan merupakan hidangan yang sangat familiar di keluarga Vietnam. Labu siam sangat mudah diolah, bagian atas dan sebagian besar buahnya dapat dimakan, termasuk kulit dan bijinya. Dapat dimakan segar atau dimasak. Saat dimakan segar, labu siam dapat diolah menjadi smoothie atau salad. Selain itu, labu siam juga mudah dikukus, dipanggang, atau digoreng. Tambahkan ke dalam sup, semur, dan casserole untuk meningkatkan nutrisi hidangan.
Ilustrasi
Apakah getah labu siam beracun?
Banyak orang sering berpikir bahwa labu siam tidak baik untuk kesehatan karena mengandung lateks yang sangat beracun. Namun, kenyataannya tidak seperti yang dipikirkan banyak orang. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan, labu siam adalah buah yang mengandung banyak nutrisi dan lateks labu siam tidak beracun. Lateks labu siam merupakan komponen buah yang normal, sama seperti lateks mentimun.
Untuk menghindari getah mengenai tangan dan menyebabkan gatal, sebaiknya kenakan sarung tangan untuk meminimalkan kontak. Setelah mengupas, bilas getahnya. Dengan begitu, hidangan Anda akan terasa lebih lezat dan juga lebih aman.
Berapa banyak chayote yang harus saya makan?
Daging buah labu siam mengandung 94% air, 0,85% protein, 3,7% glukosa, dan 4 mg vitamin C. Nutrisi ini memiliki efek diuretik, mengatur sistem kardiovaskular, serta memiliki sifat antiinflamasi, pendingin, dan anti-pembengkakan. Selain itu, labu siam juga mengandung sedikit energi tetapi kaya serat, yang baik untuk mendukung pemeliharaan berat badan yang sehat.
Dengan demikian, 1 buah labu siam mengandung sekitar 39 kkal dan 4 gram serat. Oleh karena itu, banyak wanita memilih untuk menjadikannya hidangan utama, menggantikan lemak dan pati sepenuhnya dari pola makan mereka.
Namun, seperti halnya makanan lainnya, Anda hanya boleh mengonsumsi maksimal sekitar 400 gram labu siam per hari agar aman. Jika Anda secara teratur mengonsumsi lebih dari jumlah ini, tubuh Anda akan menghadapi konsekuensi yang tidak terduga.
6 manfaat kesehatan menakjubkan dari labu siam
Ilustrasi
Dukungan pencernaan
Chayote membantu meningkatkan fungsi pencernaan karena mengandung banyak flavonoid, senyawa tanaman yang mendukung saluran pencernaan.
Penelitian menunjukkan bahwa makanan kaya flavonoid mendukung enzim pencernaan, yang membuang dan mengeluarkan racun di saluran pencernaan. Lebih lanjut, makanan kaya serat dapat mendukung fungsi usus dan menjaga bakteri baik di dalam usus.
Membantu menurunkan berat badan
Labu siam adalah buah rendah kalori yang kaya serat. Serat yang terkandung dalam labu siam memperlambat laju pencernaan dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi serat dapat meningkatkan hormon rasa kenyang seperti GLP-1 dan peptida YY. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menambahkan labu siam ke dalam menu makanan Anda untuk mengontrol berat badan dengan lebih baik.
Membantu mengobati penyakit hati berlemak
Dalam sebuah percobaan, tikus yang diberi diet tinggi lemak dan diberi suplemen ekstrak labu siam menunjukkan penurunan kadar kolesterol dan asam lemak di hati secara signifikan dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi ekstrak. Hasil ini dikaitkan dengan perubahan aktivitas enzim yang mengatur metabolisme lemak.
Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak labu siam memiliki kemampuan untuk melawan penyimpanan lemak berlebih di hati, membantu mencegah atau mungkin mengobati penyakit hati berlemak.
Kontrol gula darah
Serat larut dalam labu siam membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga mengurangi respons gula setelah makan. Di saat yang sama, labu siam juga mendukung proses menjaga kadar gula darah tetap stabil dengan meningkatkan efek insulin. Insulin adalah hormon yang membantu mengatur gula darah, dan resistensi insulin terjadi ketika sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin, menyebabkan kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan, yang dapat menyebabkan diabetes.
Ilustrasi
Perlindungan kardiovaskular
Labu siam membantu mengurangi risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan sirkulasi darah yang buruk. Nutrisi dalam labu siam membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.
Myricetin yang terkandung dalam labu siam telah terbukti menurunkan kolesterol. Selain itu, labu siam juga mengandung serat yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Membantu melawan peradangan
Labu siam mengandung antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel, mengurangi peradangan, dan mengurangi stres. Labu siam menyediakan antioksidan seperti quercetin, morin, myricetin, dan kaempferol. Kandungan antioksidan ini memberikan banyak manfaat bagi kesehatan penggunanya.
Myricetin, antioksidan dengan kandungan tertinggi dalam chayote, memiliki kemampuan untuk membantu tubuh melawan kanker, mencegah diabetes dan merupakan anti-inflamasi yang sangat baik.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)