Hasil terobosan dari gerakan emulasi
Tahun ajaran 2024-2025 merupakan tahun kedua Dinas Pendidikan Nghe An menerapkan gerakan emulasi "90 hari dan malam bertekad meraih hasil tinggi dalam Ujian Kelulusan SMA 2025". Gerakan ini bertujuan untuk terus membangkitkan semangat solidaritas dan kreativitas staf, guru, pekerja, serta upaya siswa untuk meraih prestasi gemilang di tahun ajaran 2024-2025.

Tahun 2025 adalah tahun pertama Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) diselenggarakan sesuai dengan Program Pendidikan Umum yang baru. Selain itu, penerapan Surat Edaran 29 tentang kegiatan belajar mengajar tambahan berdampak besar pada banyak sekolah, terutama bagi siswa tingkat akhir.
Dalam konteks tersebut, sekolah telah memiliki banyak solusi positif dan sinkron untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. Para guru senantiasa berupaya, menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab mereka kepada siswa, dan secara sukarela menyelenggarakan pelajaran gratis setiap hari untuk membimbing dan membina siswa.

Selama proses implementasi, Dinas Pendidikan dan Pelatihan juga secara intensif mengarahkan pengajaran dan peninjauan ujian kelulusan SMA di setiap sekolah. Terdapat banyak solusi terobosan untuk mendampingi sekolah, seperti pelatihan pembuatan tes, penilaian simulasi ujian kelulusan SMA untuk meningkatkan kapasitas peserta didik; kegiatan pertukaran profesional di setiap mata pelajaran; penyelenggaraan simulasi ujian kelulusan SMA secara langsung dan daring di sistem LMS...
Berkat usaha seluruh industri, pada akhir Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas tahun 2025, untuk pertama kalinya Nghe An naik ke posisi terdepan di negara ini dengan skor rata-rata 6,6 poin.

Upacara penutupan gerakan emulasi "90 hari dan malam tekad untuk meraih hasil tinggi dalam Ujian Kelulusan SMA 2025" merupakan kesempatan bagi sektor pendidikan untuk segera mendorong lembaga pendidikan dan individu agar dapat secara efektif menerapkan gerakan emulasi. Sekaligus, mengevaluasi secara komprehensif kontribusi tim guru dan tenaga kependidikan di seluruh sektor. Khususnya, fokus diberikan kepada guru yang secara langsung mengajar dan meraih prestasi tinggi dalam peninjauan dan evaluasi untuk Ujian Kelulusan SMA 2025. Dengan demikian, penghargaan dan apresiasi diberikan kepada kolektif dan individu untuk menciptakan pengaruh yang luas di unit, seluruh sektor, dan seluruh masyarakat.
Terus tingkatkan kualitas
Pada pertemuan ringkasan, perwakilan guru dan manajer sekolah menengah atas dan pusat pendidikan berkelanjutan di provinsi Nghe An juga berbagi pengalaman mereka dalam metode pengajaran dan mengembangkan rencana untuk melaksanakan gerakan emulasi "90 hari dan malam tekad untuk mencapai hasil tinggi dalam ujian kelulusan sekolah menengah atas".

Berbicara pada upacara penutupan, Bapak Thai Van Thanh, Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan Nghe An, menegaskan bahwa keberhasilan Ujian Kelulusan SMA 2025 meninggalkan jejak yang kuat bagi sektor pendidikan provinsi, terutama pada saat penggabungan provinsi dan kota serta penerapan pemerintahan daerah dua tingkat.
Hasil ujian merupakan gabungan dari lima faktor: tradisi belajar masyarakat Nghe An, mewarisi semangat Bapak Do dari Nghe An. Keberhasilan ini juga berkat perhatian pemerintah daerah, partisipasi orang tua, dan peran serta sekolah serta guru yang tegas.

Dengan pencapaian ini, pimpinan Dinas Pendidikan Nghe An meminta sekolah-sekolah untuk mengevaluasi secara serius metode dan proses pelaksanaan gerakan emulasi "90 hari dan malam bertekad meraih hasil tinggi dalam Ujian Kelulusan SMA" pada tahun ajaran 204-2025. Dari sana, mereka akan mengambil pelajaran untuk diterapkan dengan tepat pada tahun ajaran berikutnya dan sesuai dengan arahan pemerintah daerah di 2 jenjang.
Menurut Bapak Thai Van Thanh, meskipun kompetisi ini hanya berlangsung singkat, ini merupakan "momen emas" untuk membangkitkan kesadaran, tekad, dan menciptakan lingkungan bagi para siswa untuk berjuang hingga akhir. Fondasi yang diperoleh dari ujian ini akan membantu para siswa mengkonsolidasikan pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan menjadi lebih percaya diri saat memasuki kehidupan.

Para pimpinan Departemen Pendidikan dan Pelatihan Nghe An juga menekankan bahwa untuk mencapai "ketinggian berkelanjutan", "tanggung jawab harus dipikul oleh para guru". Oleh karena itu, para pimpinan Departemen meminta agar setelah ujian ini, para guru dan sekolah perlu mengubah metode manajemen mereka, menyesuaikan metode pengajaran sesuai dengan perkembangan kemampuan siswa, dan berbagi pengalaman dalam proses pengajaran. Dari sana, gerakan ini tidak hanya akan dipertahankan selama 90 hari 90 hari, tetapi akan berlangsung sepanjang tahun ajaran dan dapat diperluas serta diimplementasikan ke jenjang dan tingkat lainnya.
Pada kesempatan ini, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Nghe An memberikan Sertifikat Kelulusan kepada 35 kelompok dan 164 individu yang berprestasi dalam gerakan emulasi "90 hari dan malam bertekad meraih hasil tinggi dalam Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas 2025".
Source: https://giaoducthoidai.vn/nghe-an-tong-ket-phong-trao-thi-dua-90-ngay-dem-on-thi-tot-nghiep-thpt-2025-post744788.html
Komentar (0)