Bagi orang normal, saat mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalori termasuk jus buah, karbohidrat dalam makanan akan dipecah dan dilepaskan ke dalam darah sebagai molekul glukosa.
Pankreas bertanggung jawab melepaskan hormon insulin untuk membantu mengangkut, menyimpan, atau menggunakan glukosa. Namun, penderita diabetes tidak melakukan hal ini.
Penderita diabetes sebaiknya memilih jus buah yang 100% alami
Menurut Erin Palinski-Wade, ahli gizi di AS, penderita diabetes tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin dengan cara biasa dan harus menggunakan obat untuk mengelola kadar gula darah.
Palinski-Wade juga menyampaikan bahwa penderita diabetes perlu memonitor asupan karbohidrat mereka dengan cermat, termasuk minuman berkalori, untuk menentukan dosis insulin yang tepat guna mengendalikan kadar gula darah.
Untuk jus buah, penderita diabetes sebaiknya memilih jus buah yang 100% alami, tanpa menggunakan tambahan gula seperti madu atau gula pasir.
Menurut sebuah publikasi di jurnal PLoS One , mengonsumsi banyak jus buah manis dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes. Sebaliknya, mengonsumsi jus buah alami 100% tidak meningkatkan risiko penyakit ini.
Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, hasilnya memperkuat pentingnya pilihan minuman bagi penderita diabetes.
Jus buah 100%, terutama jus dari buah-buahan yang kaya serat, akan membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan bermanfaat bagi kesehatan usus.
Bagi semua orang, makan secukupnya sangat penting untuk kesehatan yang baik. Palinski-Wade mencatat bahwa hal ini khususnya penting bagi penderita diabetes, yang sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari setengah cangkir jus buah 100% per hari untuk menjaga asupan karbohidrat yang moderat.
Untuk hasil yang lebih baik, para ahli menyarankan untuk minum jus buah saat makan. Serat dan protein dalam makanan akan memperlambat penyerapan gula dalam jus, sehingga memperlambat laju peningkatan gula darah.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)