Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Siapa yang sebaiknya membatasi konsumsi semangka?

Báo Thanh niênBáo Thanh niên03/03/2024


100 gram semangka mengandung 112 mg kalium, 8 mg vitamin C, 10 mg magnesium, dan 0,4 gram serat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi semangka cenderung memiliki pola makan yang lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi semangka lebih sedikit, menurut situs web Amerika Eating Well .

Những ai nên hạn chế ăn dưa hấu?- Ảnh 1.

Penderita sindrom iritasi usus besar sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsi semangka.

Meskipun lezat dan bergizi, beberapa orang perlu membatasi atau menghindari makan semangka. Beberapa rekomendasi kesehatan menyarankan bahwa penderita sindrom iritasi usus sebaiknya tidak mengonsumsi semangka.

Sindrom iritasi usus (IBS) adalah gangguan pencernaan dengan gejala seperti sakit perut, diare, kembung, atau sembelit. Penyebab pastinya masih belum jelas. Namun, sebuah studi dalam jurnal Medical Hypotheses menunjukkan bahwa IBS terkait dengan penyerapan fruktosa yang buruk, yaitu gula alami yang ditemukan dalam madu dan buah-buahan.

Kemampuan setiap orang untuk menyerap fruktosa berbeda-beda. Beberapa orang dapat menyerap hingga 30 gram fruktosa, sementara yang lain hanya dapat menyerap maksimal 5 gram. Semangka kaya akan gula alami fruktosa. Penderita sindrom iritasi usus besar tidak dapat menyerap jenis gula ini. Mengonsumsi semangka dapat memperburuk gejala mereka.

Những ai nên hạn chế ăn dưa hấu?- Ảnh 2.

Penderita penyakit refluks gastroesofageal boleh mengonsumsi semangka, tetapi mereka tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan.

Tidak hanya semangka, tetapi beberapa buah seperti mangga dan apel juga memiliki kandungan fruktosa yang tinggi. Beberapa produk seperti sirup buah dan jus buah juga dapat mengandung fruktosa dalam jumlah besar dan memicu gejala sindrom iritasi usus besar.

Selain sindrom iritasi usus, terdapat juga penyakit radang usus lainnya seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Disarankan juga untuk berhati-hati saat mengonsumsi semangka. Selain itu, penderita kondisi ini juga sebaiknya menghindari makanan yang tinggi asam lemak omega-3 seperti ikan dan biji rami.

Penderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD) boleh mengonsumsi semangka, tetapi jangan terlalu banyak. Hal ini karena semangka kaya akan likopen. Bagi penderita GERD, likopen dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak menyenangkan seperti kram perut, rasa panas di dada, dan memperburuk refluks, menurut Eating Well.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Hien di Mausoleum Presiden Ho Chi Minh

Hien di Mausoleum Presiden Ho Chi Minh

Rekan

Rekan

Sukacita

Sukacita