Faktanya, mandi air dingin di hari yang panas sebenarnya dapat menghambat kemampuan tubuh untuk mendinginkan dirinya sendiri, yang dalam kasus yang jarang terjadi dapat membahayakan kesehatan Anda.
Mengapa mandi air dingin dapat berdampak negatif?
Masalahnya, mandi air dingin menyempitkan pembuluh darah di dekat kulit, mengurangi aliran darah ke permukaan, yang merupakan kebalikan dari cara tubuh mendinginkan dirinya sendiri. Hal ini menyebabkan retensi panas di inti tubuh, membuat tubuh lebih panas untuk jangka waktu yang lebih lama, menurut Klinik Kesehatan Keluarga Orléans di Kanada.
Jadi meskipun kulit terasa dingin, suhu inti masih dapat meningkat, yang sangat berbahaya setelah terpapar suhu luar ruangan dalam jangka waktu lama.
Mandi air dingin akan menyempitkan pembuluh darah di dekat kulit, mengurangi aliran darah ke permukaan, yang berlawanan dengan mekanisme pendinginan tubuh.
Foto: AI
Risiko syok dingin
Paparan air secara tiba-tiba di bawah 15°C dapat memicu reaksi syok dingin – lonjakan tekanan darah, detak jantung tidak teratur, dan bahkan masalah jantung pada orang dengan kondisi jantung bawaan. Meskipun jarang terjadi, reaksi ini dapat berbahaya bagi penderita penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi, atau gangguan irama jantung.
Pilihan yang aman dan efektif: Mandi air hangat
Para ahli di Klinik Orléans (Kanada) menyarankan: Cara terbaik untuk mendinginkan diri adalah dengan mandi air hangat atau uap. Ini akan membantu:
- Meningkatkan sirkulasi darah yang aman ke permukaan kulit.
- Biarkan tubuh melepaskan panas secara perlahan.
- Hindari sengatan dingin atau retensi panas.
- Membantu membersihkan keringat, minyak dan bakteri lebih baik daripada air dingin.
Air hangat juga lebih efektif menghilangkan keringat, sebum, dan bau badan. Jika Anda ingin mandi dengan air dingin, kurangi suhu air sedikit demi sedikit.
Orang dengan penyakit jantung atau masalah sirkulasi harus menghindari perubahan suhu yang tiba-tiba, dan mencari pertolongan medis jika mereka mengalami gejala yang berhubungan dengan panas, menurut Klinik Kesehatan Keluarga Orléans.
Source: https://thanhnien.vn/tam-nuoc-lanh-ngay-nang-nong-sang-khoai-nhung-toi-ky-voi-nhung-nguoi-nay-185250807232732159.htm
Komentar (0)