Kementerian Perhubungan baru saja menerbitkan Surat Edaran Nomor 34/2023 yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Surat Edaran Nomor 17/2019 tentang Kerangka Harga Jasa Angkutan Penumpang Pesawat Udara Dalam Negeri (Harga Tertinggi Tarif Dasar), berlaku efektif mulai 1 Maret 2024.
Harga tiket pesawat akan naik mulai 1 Maret 2024
Sehubungan dengan hal tersebut, surat edaran tersebut mengubah kerangka harga untuk layanan transportasi penumpang kelas ekonomi dasar. Penerbangan dengan jarak kurang dari 500 km memiliki batas harga tertinggi sebesar 1,6 juta VND/tiket/perjalanan untuk penerbangan pembangunan sosial -ekonomi dan 1,7 juta VND/tiket/perjalanan untuk penerbangan lainnya di bawah 500 km.
Grup penerbangan yang tersisa akan mengalami kenaikan harga sebesar 50.000 - 250.000 VND/tiket/perjalanan dibandingkan dengan peraturan lama, tergantung pada lamanya setiap penerbangan.
Dalam konteks harga bahan bakar dan nilai tukar mata uang asing yang terus berfluktuasi, maskapai penerbangan menghadapi banyak kesulitan karena pendapatan mereka tidak cukup untuk menutupi pengeluaran dan pemulihan produksi dan bisnis menghadapi banyak kendala.
Secara spesifik, penerbangan sejauh 500 km hingga di bawah 850 km memiliki harga plafon 2,25 juta VND/tiket/perjalanan.
Penerbangan dengan jarak 850 km hingga di bawah 1.000 km memiliki harga tiket maksimum VND 2,89 juta/tiket/perjalanan.
Penerbangan dari 1.000 km hingga di bawah 1.280 km memiliki harga tertinggi 3,4 juta VND/tiket/arah.
Penerbangan dengan jarak 1.280 km seperti Hanoi - Phu Quoc atau lebih adalah 4 juta VND/tiket/perjalanan.
Harga maksimum mencakup semua biaya yang harus dibayar penumpang untuk tiket pesawat, tidak termasuk pajak pertambahan nilai dan biaya yang dipungut atas nama bandara (termasuk biaya layanan penumpang dan biaya keamanan penumpang dan bagasi; biaya layanan dengan item tambahan).
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyebutkan usulan kenaikan tarif tiket pesawat dalam negeri disebabkan adanya perubahan faktor pembentuk harga tiket, terutama kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan nilai tukar rupiah yang tinggi.
Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam juga menerima masukan dari Vietnam Airlines, Vietjet, Pacific Airlines, dan Bamboo Airways tentang kenaikan harga tiket pesawat domestik karena batas harga tertinggi tetap sama sejak tahun 2015. Batas harga ini dianggap tidak lagi sesuai untuk situasi penerbangan domestik.
Namun pada kenyataannya, harga tiket pesawat domestik cukup tinggi, banyak konsumen yang beralih memilih perjalanan domestik dan memilih bepergian ke negara-negara di kawasan karena harga tiket pesawat terlalu mahal.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)