(CLO) Penjaga Pantai AS di Alaska menemukan reruntuhan pesawat kecil di es laut pada hari Jumat, setelah tiba-tiba kehilangan ketinggian pada hari Kamis dan jatuh, menewaskan semua 10 orang di dalamnya.
Dua penyelamat Penjaga Pantai tiba di lokasi kejadian dan menemukan tiga mayat di dalam reruntuhan, sementara tujuh orang lainnya diyakini terjebak di dalam, kata juru bicara Penjaga Pantai Mike Salerno pada konferensi pers.
"Sayangnya, ini tampaknya merupakan kecelakaan tanpa ada yang selamat," kata Salerno.
Tim penyelamat mendekati reruntuhan pesawat yang jatuh. Foto: BNO
Clint Johnson, kepala kantor Alaska dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), mengonfirmasi bahwa semua 10 orang di dalamnya tewas.
Kondisi cuaca musim dingin yang parah telah menghambat pencarian, dan para pejabat mengatakan perlu waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari untuk mengeluarkan jasad korban dari daerah terpencil tersebut.
Puing-puing pesawat ditemukan sekitar 34 mil (55 kilometer) di tenggara Nome, menurut Penjaga Pantai.
Pesawat Cessna 208B Grand Caravan, yang membawa seorang pilot dan sembilan penumpang, hilang sekitar pukul 16.00 waktu setempat pada hari Kamis saat terbang dari Unalakleet menuju Nome, menurut pernyataan di situs web Patroli Negara Bagian Alaska. Nome terletak lebih dari 805 kilometer di barat laut Anchorage.
Penjaga Pantai mengatakan pesawat itu hilang sekitar 12 mil (19 km) dari pantai di atas perairan beku Norton Sound, bagian dari Laut Bering.
Menurut Petugas Benjamin McIntyre-Coble dari Penjaga Pantai Alaska, data radar menunjukkan bahwa pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian dan kecepatan, tetapi penyebab pastinya belum dipastikan. Para pejabat mengatakan cuaca saat itu sangat buruk, dengan kondisi musim dingin yang ekstrem di daerah tempat pesawat jatuh.
Keluarga korban telah diberitahu, tetapi identitas mereka belum dirilis. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan terhadap industri penerbangan AS terkait keselamatan penerbangan.
Cao Phong (menurut CNN, BNO, Reuters)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/tim-thay-xac-may-bay-mat-tich-o-alaska-ca-10-nguoi-thiet-mang-post333582.html
Komentar (0)