Bapak Pezeshkian bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani selama kunjungan tersebut. "Kami berencana untuk menandatangani beberapa perjanjian," ujar Bapak Pezeshkian menjelang kunjungan tersebut, yang merupakan kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri.
Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri upacara penyambutan di Bandara Internasional Baghdad di Irak, 11 September. Foto: Pool
Kantor media Perdana Menteri Irak mengatakan kedua negara akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang termasuk perdagangan, pertanian , dan komunikasi.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan sekitar 15 nota kesepahaman akan ditandatangani, menurut media Iran. "Kami memiliki beberapa bidang kerja sama, termasuk isu politik , regional... dan keamanan," kata Araqchi.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Tn. Pezeshkian mengunjungi sebuah monumen untuk Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani, yang tewas dalam serangan AS pada tahun 2020.
Presiden Iran juga akan mengunjungi wilayah Kurdistan di Irak, daerah tempat Iran pernah melancarkan serangan udara di masa lalu.
Menjelang perjalanan tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada saluran televisi Irak bahwa Pezeshkian berharap dapat memperkuat hubungan keamanan dengan Baghdad, serta hubungan ekonomi.
"Kami ingin melihat Irak berkembang, tumbuh, sejahtera, dan kuat di perbatasan kami, dan setiap proyek ekonomi yang mencapai tujuan ini mendapat dukungan kami," kata Bapak Araghchi.
Ngoc Anh (menurut Reuters, AP)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/tong-thong-iran-den-tham-iraq-trong-chuyen-cong-du-nuoc-ngoai-dau-tien-post311815.html
Komentar (0)