Oleh karena itu, penggunaan jalan dan trotoar untuk keperluan selain lalu lintas dilakukan sesuai dengan Undang-Undang tentang Tertib Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan serta Peraturan Pemerintah No. 165/2024/ND-CP. Peraturan ini secara khusus mengatur ketentuan penggunaan yang diizinkan, ketentuan, dokumen, kewenangan perizinan, dan tanggung jawab instansi pengelola, organisasi, dan individu terkait. Pelanggaran akan ditangani sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 168/2024/ND-CP.
Terkait pemungutan tol, Kota Ho Chi Minh masih menerapkan Resolusi No. 01/2018/NQ-HDND, Resolusi No. 07/2020/NQ-HDND, Resolusi No. 15/2023/NQ-HDND (sebelumnya di Kota Ho Chi Minh), dan Resolusi No. 106/2019/NQ-HDND (sebelumnya di Ba Ria, Provinsi Vung Tau ). Resolusi-resolusi ini masih berlaku.

Dinas Konstruksi juga mencatat bahwa, berdasarkan Keputusan No. 140/2025/ND-CP, Komite Rakyat di tingkat kecamatan bertanggung jawab untuk meninjau, melaksanakan pengelolaan, dan menangani pelanggaran terkait penggunaan jalan dan trotoar sesuai kewenangannya. Sambil menunggu instruksi khusus dari Dinas Konstruksi Kota Ho Chi Minh mengenai pengelolaan aset infrastruktur jalan, Dewan Manajemen Proyek, Pusat Manajemen Infrastruktur Teknis, dan Komite Rakyat di tingkat kecamatan perlu berkoordinasi untuk menerima, memandu, dan menyerahkan dokumen kepada Dinas Konstruksi untuk diselesaikan, sehingga menghindari penolakan dokumen perorangan dan badan usaha.
Dinas Bina Marga meminta kepada instansi dan unit terkait untuk serius dalam melaksanakan dan segera melaporkan setiap kendala atau permasalahan agar segera ditindaklanjuti dan diselesaikan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/tphcm-quan-ly-su-dung-tam-thoi-long-duong-via-he-theo-quy-dinh-moi-post809142.html
Komentar (0)