Pada pertandingan semifinal yang berlangsung pada sore hari tanggal 29 September, Tran Thanh Luc menghadapi Dick Jaspers (Belanda). Pemain asal Belanda ini merupakan tantangan besar bagi Thanh Luc, karena ia telah memenangkan Kejuaraan Dunia 5 kali, memenangkan Piala Dunia 30 kali, dan saat ini berada di peringkat 1 Federasi Biliar Karambol Dunia (UMB). Jaspers juga merupakan pemain yang menyingkirkan Chiem Hong Thai di babak perempat final. Oleh karena itu, para penggemar berharap Thanh Luc akan "membalas dendam" untuk juniornya, seperti halnya ia mengalahkan Jeremy Bury (di babak perempat final) untuk "membalas dendam" untuk Tran Quyet Chien dan Bao Phuong Vinh.
Pertandingan berlangsung sangat cepat. Setelah empat putaran pertama, Dick Jaspers mencetak dua seri angka 5 dan satu seri angka 4, dengan mudah memimpin Tran Thanh Luc 14-7. Pada putaran keenam, pemain Vietnam tersebut mencetak serangkaian angka 7 untuk menyamakan kedudukan menjadi 14-14. Perkembangan selanjutnya membuat Jaspers melambat, sementara Thanh Luc terus mencetak poin untuk melepaskan diri dan mengungguli lawannya. Pada putaran kesembilan, ketika skor 18-15, Tran Thanh Luc mencetak serangkaian angka 8 untuk membawa pertandingan memasuki masa jeda, memimpin 26-15.
Tran Thanh Luc mengalahkan Jaspers 50-32 setelah melepaskan 16 tembakan. Skor ini sangat tinggi, mengingat pemain Vietnam tersebut mencetak rata-rata lebih dari 3 poin per tembakan.
FOTO: MINH DIEN BILLIARDS
Setelah jeda, pemain Belanda peringkat 1 dunia itu menunjukkan tanda-tanda kekuatan mental. Di sisi lain, Tran Thanh Luc masih bermain sangat solid, mencetak lebih banyak poin di seri 4 (isyarat ke-10), seri 5 (isyarat ke-11), dan seri 3 (isyarat ke-12) untuk memperlebar jarak menjadi 20 poin, memimpin 38-18.
Pada inning ke-13, Dick Jaspers bangkit dengan rentetan 6 poin. Namun, hanya itu yang bisa dilakukan pemain nomor 1 dunia itu sebelum akhirnya menerima kekalahan. Tran Thanh Luc, dengan tembakan-tembakan akuratnya, terus mencetak poin untuk menang 50-32 atas pemain Belanda itu setelah 16 inning.
Lawan Thanh Luc di pertandingan final, Cho Myung-woo, juga dalam performa bagus.
Pada semifinal sebelumnya antara Cho Myung-woo (Korea) dan Eddy Merckx (Belgia), pemain ajaib Korea itu menang meyakinkan 50-35.
Dengan demikian, Tran Thanh Luc akan menghadapi Cho Myung-woo di pertandingan final Kejuaraan Dunia Biliar Karambol 3-Cushion 2024. Pertandingan final ini akan berlangsung pukul 17.00 hari ini (29 September), disiarkan langsung di platform Afreeca TV (tautan: https://billiards.afreecatv.com/schedule).
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/billiards-tran-thanh-luc-gay-soc-danh-bai-so-1-the-gioi-de-vao-chung-ket-185240929151656566.htm
Komentar (0)