Pihak berwenang telah mendenda seorang siswa sekolah menengah di Dong Nai karena meminjamkan uang kepada teman sekelasnya dengan suku bunga tinggi, yang menghasilkan puluhan juta dong.
Polisi bekerja sama dengan siswa dan orang tua yang terlibat dalam insiden tersebut - Foto: Kepolisian Provinsi Dong Nai
Pada tanggal 8 Februari, Kepolisian Komune Phu Lap (Distrik Tan Phu, Dong Nai) mengajukan kasus untuk menangani pelanggaran administratif terhadap seorang pelajar di daerah tersebut, atas tindakan peminjaman uang dengan suku bunga tinggi.
Sebelumnya, dewan direksi Sekolah Menengah Atas Ton Duc Thang melapor ke pihak berwajib karena menduga sejumlah siswanya terlibat dalam praktik rentenir.
Kemudian Polisi Komune Phu Lap turun tangan untuk memverifikasi.
Melalui penyelidikan, polisi menetapkan bahwa PTH (18 tahun) meminjamkan dua pelajar H.D.H. (19 tahun) dan PVHP (19 tahun, keduanya tinggal di kelurahan Ta Lai, distrik Tan Phu) sejumlah total 17 juta VND.
Perlu diketahui bahwa PTH memberikan pinjaman dengan suku bunga 12-28 kali lebih tinggi dari peraturan saat ini, sehingga secara ilegal memperoleh keuntungan lebih dari 10 juta VND.
Dalam pengembangan penyidikan, polisi menemukan PTH meminjam uang sebesar 7 juta VND dari D.TAK (17 tahun, berdomisili di kecamatan Phu Lap), dengan bunga sebesar 400.000 VND (tidak melebihi 5 kali bunga tertinggi sesuai ketentuan).
Setelah meminjam uang, PTH meminjamkannya kepada teman-teman sekelasnya dengan tingkat bunga yang lebih tinggi untuk mendapat keuntungan.
Karena jumlah uang yang diperoleh PTH secara ilegal kurang dari 30 juta VND, pelajar laki-laki ini tidak dituntut secara pidana, tetapi hanya dihukum administratif.
Kepolisian mengimbau agar orang tua lebih memberikan perhatian dan rutin berkoordinasi dengan guru dalam mengawasi dan mendidik anak.
Pada saat yang sama, secara aktif berkoordinasi dengan kepolisian dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani pelanggaran hukum.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/xu-phat-hoc-sinh-o-dong-nai-cho-ban-hoc-vay-lai-nang-20250208104801255.htm
Komentar (0)