Studi menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 mengalami hipoglikemia di malam hari, terutama sebelum tidur. Ada banyak penyebab hipoglikemia. Jika tidak terdeteksi dini dan diobati, kondisi ini dapat menyebabkan banyak efek kesehatan yang merugikan, menurut situs informasi kesehatan Everyday Health (USA).
Hipoglikemia akan menyebabkan kelelahan, berkeringat, dan detak jantung cepat.
Hipoglikemia berat dapat menyebabkan kejang dan bahkan kematian. Kabar baiknya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hipoglikemia di malam hari.
Jangan pernah melewatkan makan malam
Agar gula darah tetap stabil, dokter sering menyarankan pasien untuk mengikuti pola makan dan gaya hidup yang ketat. Salah satunya, mereka harus makan malam lengkap.
Melewatkan makan malam atau makan makanan ringan merupakan salah satu penyebab paling umum hipoglikemia di malam hari, yang menyebabkan kadar glukosa darah turun di bawah tingkat sehat. Bagi penderita diabetes, makan malam yang sehat dan seimbang adalah pilihan terbaik.
Hindari olahraga berat menjelang tidur
Banyak pekerja tidak punya waktu untuk berolahraga di pagi atau sore hari. Oleh karena itu, mereka mencoba berolahraga di malam hari setelah bekerja. Bagi penderita diabetes, berolahraga di waktu ini tidak perlu dikhawatirkan.
Namun, para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari olahraga berlebihan, terutama menjelang tidur. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah turun sangat rendah menjelang tidur. Sebaiknya berolahraga setidaknya 2 jam sebelum tidur.
Periksa gula darah sebelum tidur
Pemeriksaan gula darah rutin berperan penting dalam menstabilkan gula darah dan mengendalikan penyakit. Jika kadar gula darah terlalu rendah atau terlalu tinggi secara berkala saat ini, pasien sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan metode penyesuaian yang tepat.
Pengenalan dini hipoglikemia
Terakhir, penderita diabetes perlu mengetahui gejala-gejala umum hipoglikemia. Misalnya, hipoglikemia dapat menyebabkan gemetar, berkeringat, kebingungan, dan sakit kepala.
Jika Anda sedang tidur, gejala-gejala ini akan mengejutkan Anda. Namun, ada juga orang yang mengalami kondisi yang disebut ketidaksadaran hipoglikemia, yang berarti pasien tidak akan mengalami gejala hipoglikemia dan hanya dapat dideteksi dengan memeriksa gula darah mereka, menurut Everyday Health .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)