Untuk mencegah kanker, masyarakat perlu memiliki pendekatan kesehatan yang komprehensif. Selain mengubah pola makan dan berolahraga secara teratur, mereka juga perlu mengendalikan berat badan, menghindari rokok dan alkohol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Makan sehat hanyalah sebagian dari upaya pencegahan kanker, tetapi merupakan bagian yang sangat penting, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Untuk mengurangi risiko kanker, orang perlu mengikuti tindakan pencegahan diet berikut:
Fokus pada buah dan sayur
Mengonsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, dan ikan berlemak secara teratur dapat membantu mengurangi risiko kanker.
Buah dan sayur kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membantu melindungi dari kanker. Pada setiap makan, sekitar 50% porsinya harus berupa buah dan sayur.
Buah-buahan dan sayur-sayuran yang sebaiknya diutamakan untuk dikonsumsi orang-orang adalah buah beri, sayuran berdaun hijau, brokoli, kembang kol, dan buah-buahan berjenis jeruk seperti jeruk, jeruk keprok, dan jeruk bali.
Pilih biji-bijian utuh daripada biji-bijian olahan
Biji-bijian olahan yang paling umum adalah beras putih. Alih-alih mengonsumsi banyak nasi putih, orang-orang sebaiknya mengonsumsi biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, atau oat. Saat mengonsumsi roti, pilihlah roti yang terbuat dari biji-bijian utuh, bukan tepung terigu.
Biji-bijian utuh kaya akan serat, vitamin dan mineral, yang dapat membantu mengurangi risiko kanker tertentu, terutama kanker kolorektal.
Batasi daging merah dan daging olahan.
Mengonsumsi banyak daging olahan seperti bacon, sosis, serta daging merah seperti sapi dan babi dapat meningkatkan risiko kanker, terutama kanker kolorektal. Oleh karena itu, cobalah untuk membatasi asupan daging-daging ini. Jika Anda perlu mengonsumsi lebih banyak protein dan daging, pilihlah ayam, bebek, ikan, dan protein nabati seperti kacang-kacangan dan jamur.
Makan lemak sehat
Lemak sehat yang ditemukan dalam alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan seperti kenari, kacang almond, dan kacang mete sebenarnya dapat membantu melawan kanker.
Tidak semua lemak buruk bagi Anda. Lemak sehat yang terkandung dalam alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan seperti kenari, almon, dan kacang mete justru dapat membantu melawan kanker. Lemak-lemak ini juga kaya akan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi risiko kanker dan penyakit kronis lainnya, menurut Healthline.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)