Melanjutkan kehadiran jeruk Xa Doai, produk khas provinsi Nghe An, dalam penerbangan merupakan salah satu kegiatan dalam program "Jalan Pertanian" Vietnam Airlines , yang bertujuan untuk mempromosikan kuliner Vietnam dengan cara paling autentik melalui setiap titik kontak dalam pengalaman budaya dan wisata para pelanggan. Penumpang Vietnam Airlines akan menikmati hidangan khas yang terkenal sebagai sambutan dari seluruh negeri.

Dari segi budaya, membawa produk dalam negeri ke ketinggian 10.000 meter merupakan cara maskapai nasional ini menghubungkan produk penerbangan dengan kuliner tradisional, yang berkontribusi pada peningkatan nilai merek Vietnam di mata penumpang domestik maupun internasional. Hal ini juga menjadi "titik" untuk menjembatani kerja sama antara pelaku bisnis dan daerah, serta mendampingi petani dalam menghadirkan hidangan khas daerah kepada pengunjung global. Untuk menghadirkan jeruk berkualitas kepada penumpang, Vietnam Airlines menerapkan proses seleksi, inspeksi, dan pengawasan yang ketat, mulai dari panen hingga pengawetan, pemrosesan, hingga penyajian di dalam pesawat.

Cam Xa Doai telah lama terkenal karena aromanya yang menyegarkan, rasanya yang manis, kesegarannya, dan jumlah bijinya yang sedikit. Terletak di lembah subur yang dikelilingi pegunungan kapur (Desa Thung Bung, Kecamatan Mon Son, Con Cuong, Nghe An).
Kebun jeruk Thien Son telah membudidayakan dan meningkatkan mutu varietas jeruk Xa Doai seluas 60 hektar sesuai standar Global GAP. Varietas jeruk ini diekstrak dari jeruk Xa Doai yang bebas penyakit, diproses menggunakan proses teknis canggih, dan ditanam di Desa Thung Bung—sebuah tempat yang belum pernah ditanami tanaman industri maupun pertanian secara aktif.
Pada tahun 2023, Kebun Jeruk Thien Son Xa Doai telah resmi mulai panen, dan jeruk dari musim panen pertama telah resmi muncul dalam makanan Vietnam Airlines.

World Travel Awards telah menobatkan Vietnam Airlines sebagai "Maskapai Penerbangan Budaya Terkemuka Dunia 2023". Maskapai ini telah mengukir namanya dengan menu dalam pesawat yang terus diperbarui, dibumbui cita rasa daerah, termasuk buah-buahan lokal dan hidangan khas seperti lengkeng Hung Yen, plum Son La, leci Luc Ngan (Bac Giang), jeruk Cao Phong (Hoa Binh)… dan kini jeruk Xa Doai, menghadirkan "aroma baru" dalam hidangan dan menjadikan pengalaman dalam pesawat lebih lezat, menarik, dan bermakna bagi penumpang.
Bapak Trinh Xuan Giao, pemilik perkebunan jeruk Xa Doai mengatakan bahwa ini merupakan suatu kebanggaan besar bagi kampung halamannya dan ia akan terus berusaha agar perkebunan jeruknya dapat memenuhi standar mutu global.
Sumber
Komentar (0)