Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah boleh mengonsumsi protein shake saat perut kosong?

Báo Thanh niênBáo Thanh niên18/10/2023


Lembaga nirlaba Mayo Clinic (AS) merekomendasikan agar tubuh memiliki cukup protein, rata-rata orang harus mengonsumsi sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan. Bagi mereka yang berolahraga, kebutuhannya adalah 1 hingga 1,5 gram per kilogram berat badan, menurut situs web kesehatan Medical News Today (Inggris).

Có nên uống sữa protein khi bụng đang đói ? - Ảnh 1.

Mengonsumsi minuman protein saat perut kosong sepenuhnya aman.

Selain makanan yang kaya protein alami seperti daging tanpa lemak, telur, dan kacang-kacangan, banyak orang juga menggunakan suplemen protein seperti susu. Mereka yang rutin bangun pagi untuk berolahraga atau merasa lapar sebelum waktu makan sering memilih untuk minum protein shake meskipun sedang lapar.

Para ahli mengatakan bahwa mengonsumsi minuman protein saat perut kosong sama sekali aman. Dalam beberapa kasus, bahkan merupakan ide yang bagus.

Bagi para pengunjung gym, mengonsumsi protein segera setelah berolahraga dapat membantu pertumbuhan otot yang lebih efektif. Namun, itu saja tidak cukup; protein juga harus ditambahkan melalui makanan lain sepanjang hari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa pria yang berolahraga di pusat kebugaran mendapatkan lebih banyak otot jika mereka mengonsumsi 25 gram protein sebelum tidur atau setelah bangun tidur di pagi hari. Oleh karena itu, minum protein shake di pagi hari saat perut kosong dapat bermanfaat untuk pertumbuhan otot.

Có nên uống sữa protein khi bụng đang đói? - Ảnh 2.

Meskipun mengonsumsi minuman protein dapat membantu membangun otot dan menurunkan berat badan, Anda tidak boleh mengonsumsinya terlalu banyak karena dapat menyebabkan kembung.

Mengonsumsi protein shake saat perut kosong di waktu lain dalam sehari adalah hal yang normal. Namun, perlu diperhatikan bahwa Anda tidak boleh mengonsumsinya saat berolahraga. Selama berolahraga, tubuh mengalirkan darah ke otot. Aliran darah ke perut berkurang, sehingga memengaruhi pencernaan dan menyebabkan kembung. Kembung ini dapat berdampak negatif pada performa olahraga.

Poin-poin ini berlaku tidak hanya untuk latihan di gym tetapi juga untuk banyak olahraga lainnya. Meskipun minuman protein umumnya dikonsumsi oleh para pengunjung gym, orang biasa tetap dapat mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Mereka dapat menambahkannya ke dalam smoothie atau meminumnya untuk mengontrol rasa lapar. Protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan ngemil dan mendukung penurunan berat badan secara efektif.

Meskipun mengonsumsi minuman protein dapat membantu membangun otot dan menurunkan berat badan, sebaiknya jangan terlalu banyak karena dapat menyebabkan kembung. Selain itu, banyak minuman protein mengandung tambahan gula, sehingga kandungan kalorinya lebih tinggi. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan untuk memprioritaskan pilihan tanpa pemanis, menurut Medical News Today.



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Pameran Nasional

Pameran Nasional

Garis finis

Garis finis

Rasakan kebahagiaan

Rasakan kebahagiaan