Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Menguraikan Lawan Tim Vietnam di Piala AFF

Báo Thanh niênBáo Thanh niên05/12/2024

[iklan_1]

Tes pertama

Laos dianggap sebagai lawan terlemah di Grup B Piala AFF 2024, bersama Indonesia, Filipina, dan Myanmar. Namun, ini adalah pertandingan pertama tim "sejuta gajah", sehingga tidak akan menjadi ujian mudah bagi tim Vietnam.

Giải mã các đối thủ của đội tuyển Việt Nam tại AFF Cup- Ảnh 1.

Konfrontasi Vietnam dan Indonesia di Piala AFF 2024 bakal sangat seru

Sepanjang sejarah konfrontasi, tim Laos belum pernah menang melawan tim Vietnam. Mereka hanya sekali imbang dengan skor 1-1 di Piala AFF 1996, dan kalah dalam 12 pertandingan. Dalam kekalahan sejak 1997 di semua turnamen regional dan persahabatan, tim Laos hanya mencetak 2 gol, dan kalah dalam 10 pertandingan; di antaranya, terdapat 2 kekalahan dengan rekor skor 0-9. Terakhir kali tim Laos bertemu tim Vietnam di Piala AFF 2022, dalam pertandingan pembuka di Vientiane, mereka kalah 0-6.

Namun, konfrontasi mendatang belum tentu akan membuat pelatih Kim Sang-sik dan timnya mengulangi hasil yang sama. Tim Laos baru-baru ini menunjukkan kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan pelatih Korea Ha Hyeok-jun, sejak Agustus 2024. Mereka baru saja menjalani pertandingan persahabatan yang cukup impresif ketika bermain imbang 1-1 dengan tim Thailand pada 17 November.

Pelatih Ha Hyeok-jun telah membuat perubahan signifikan pada skuad Laos, memanggil banyak pemain muda dan dinamis berusia 20-an, dipadukan dengan pemain berpengalaman; sehingga menciptakan tim dengan gaya bermain yang sangat kohesif. Menahan imbang tim Thailand akan menjadi motivasi besar bagi para pemain Laos saat menghadapi tim Vietnam.

Persiapan menghadapi Piala AFF, tim Vietnam berhasil menang dalam 3 kali pertandingan melawan klub-klub Korea, sehingga kepercayaan diri anak didik pelatih Kim Sang-sik kembali bangkit. Maka pada laga pembuka melawan Laos, tim asuhan pelatih Kim Sang-sik menang dengan percaya diri.

Bersaing langsung dengan Indonesia

Di Grup B, tim Indonesia merupakan kandidat kuat, bersama Vietnam, yang bersaing memperebutkan dua tempat di semifinal. Tepat setelah pertandingan pembuka melawan Vietnam melawan Laos, tim Indonesia juga akan menjalani pertandingan tandang melawan Myanmar (di hari yang sama, 9 Desember). Tim Indonesia kemudian akan bertemu Laos di kandang pada 12 Desember. Pertandingan pada 15 Desember sangat krusial, ketika tim Vietnam kembali ke kandang untuk menyambut Indonesia di Stadion Viet Tri di Phu Tho . Pertandingan ini menjanjikan akan menjadi pertandingan penentu untuk memperebutkan posisi puncak Grup B.

Timnas Indonesia telah membuat kemajuan pesat sejak Piala Asia 2023 (bermain di awal 2024) berkat kebijakan naturalisasi. Namun, di Piala AFF 2024, pelatih Shin Tae-yong tidak dapat menggunakan sebagian besar pemain naturalisasi tersebut karena klub-klub tidak melepas pemain karena turnamen tersebut tidak masuk dalam jadwal FIFA Days. Hanya striker Rafael Struick yang dipastikan bermain. Oleh karena itu, timnas Indonesia harus menggunakan pemain-pemain lokal, tetapi mereka tetap sangat tangguh. Ini adalah tim yang telah lama dilatih dan dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong, sehingga mereka bermain sangat kompak dan harmonis.

Dari dua tim tersisa di Grup B, Filipina sedang dalam proses pergantian skuad dan harus mengganti empat pelatih pada tahun 2024. Mereka kalah dari Vietnam dalam dua pertandingan terakhir mereka di bawah asuhan pelatih Philippe Troussier (0-2) dan Kim Sang-sik (2-3), keduanya di babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2026 di Asia. Namun, mereka baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan di bawah asuhan pelatih asal Spanyol Albert Capellas, yang finis di peringkat ketiga Piala Raja di Thailand (menang 3-0 melawan Tajikistan).

Tim Myanmar juga sedang dalam proses membangun kembali skuadnya setelah penampilan yang kurang memuaskan di kualifikasi Piala Dunia 2026, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tim ini baru-baru ini kalah dua kali berturut-turut melawan Singapura dan Lebanon dengan skor yang sama, 2-3, dalam pertandingan persahabatan di bulan November. Jadi, jika mereka bermain maksimal, para pemain Vietnam bisa menang.


[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/giai-ma-cac-doi-thu-cua-doi-tuyen-viet-nam-tai-aff-cup-185241205210936372.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk