Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Direktur RS Militer 175 Khawatir SDM Tak Layak di Fasilitas Itu

(Dan Tri) - Direktur RS Militer 175 dengan jujur ​​mengakui bahwa staf di sini tidak memadai dibandingkan dengan fasilitas yang ada saat ini. Hal ini juga menjadi perhatian Dewan Direksi unit.

Báo Dân tríBáo Dân trí22/05/2025

Pada sore hari tanggal 21 Mei, Konferensi tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia Medis Berkualitas Tinggi di Rumah Sakit di Wilayah Selatan berlangsung di Rumah Sakit Militer 175 (HCMC).

Profesor Le Quang Cuong, Wakil Ketua Dewan Profesor Negara, menyampaikan bahwa selain meningkatkan kualitas perawatan, isu utama yang perlu diperhatikan rumah sakit adalah pelatihan. Gagasan untuk menjadikan Rumah Sakit Militer 175 sebagai fasilitas pelatihan "rumah sakit-sekolah" di masa mendatang, dengan bekerja sama dengan universitas kedokteran, sangatlah baik.

Menurut Profesor Cuong, pelatihan medis memiliki beberapa elemen khusus karena berkaitan dengan penanganan penyakit. Namun, saat ini, banyak sistem pelatihan khusus di industri medis, seperti "spesialisasi 1" dan "spesialisasi 2", belum diakui sebagai sistem pelatihan nasional.

Bapak Cuong berpendapat bahwa peningkatan kualitas pelatihan tidak hanya ditujukan pada jenjang akhir Profesor atau Lektor Kepala, tetapi juga pada jenjang doktoral dan magister. Selain itu, pelatihan harus bersifat multifaset dan tidak boleh hanya berfokus pada satu arah.

Selain itu, rumah sakit juga perlu menciptakan kondisi dan memiliki kebijakan dukungan yang baik bagi tenaga medis dalam meningkatkan kualifikasinya dan memiliki semangat untuk melakukan penelitian.

Direktur RS Militer 175 Khawatir SDM Tak Layak di Fasilitasnya - 1

Gambaran Umum Konferensi tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia Medis Berkualitas Tinggi di Rumah Sakit di Wilayah Selatan (Foto: Hoang Le).

Mayor Jenderal, Dokter Tran Quoc Viet, Direktur Rumah Sakit Militer 175, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 4 profesor, profesor madya, 30 dokter, dan 75 dokter spesialis. Beliau dengan jujur ​​mengakui bahwa staf di sini tidak sebanding dengan fasilitas yang ada saat ini. Hal ini juga menjadi perhatian Dewan Direksi Rumah Sakit.

Dalam setahun terakhir dan tahun ini, RS Militer 175 banyak memperketat masalah pelatihan, hanya berkoordinasi dengan 6 sekolah saja.

Rumah sakit juga meningkatkan tingkat dukungan dalam penelitian (dari 10 juta VND menjadi 30-50 juta VND/topik), disertai dengan penerimaan yang jelas dan jaminan berkelanjutan terhadap pelaksanaan penelitian ilmiah .

Terkait arah pelatihan ke depan, unit akan terus memperkuat pemutakhiran ilmu kedokteran secara berkelanjutan, pelatihan di lembaga dan sekolah, serta pelatihan pengukuhan praktik dan penerbitan sertifikat praktik.

"Rumah sakit memutuskan bahwa kerja sama rumah sakit-sekolah akan menguntungkan keempat pihak: rumah sakit, sekolah, pasien, dan siswa," kata Mayor Jenderal, Dr. Tran Quoc Viet.

Direktur RS Militer 175 Khawatir SDM Tak Layak di Fasilitasnya - 2

Rumah Sakit Militer 175 (Foto: Hoang Le).

Profesor Tran Diep Tuan, Ketua Dewan Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa pelatihan medis perlu difokuskan pada apa yang dapat dilakukan mahasiswa setelah lulus.

Saat ini, terdapat banyak sekolah kedokteran, tetapi kualitas fasilitas pelatihannya terbatas. Selain itu, industri kedokteran masih belum memiliki standar program pendidikannya sendiri, tetapi masih menggunakan standar yang sama dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, sehingga banyak sekolah pelatihan yang membutuhkan lisensi alih-alih spesifikasi.

Bapak Tuan menyampaikan, selain koordinasi yang baik untuk melaksanakan model institut-sekolah, para pihak perlu duduk bersama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi para siswa dan sumber daya manusia muda agar merasa aman dalam menuntut ilmu dan bersemangat dalam meneliti.

Mayor Jenderal, Associate Professor Le Quang Tri, Wakil Direktur Rumah Sakit Militer 175, mengatakan bahwa sumber daya manusia berkualitas tinggi di sektor kesehatan selalu menjadi tantangan.

Rumah Sakit Militer 175 mengidentifikasi pengembangan sumber daya manusia berkualitas tinggi sebagai salah satu dari tiga terobosan untuk memenuhi perkembangan unit di masa mendatang. Hal ini juga merupakan keinginan seluruh angkatan darat, untuk menjadikan Rumah Sakit ini sebagai kompleks militer dan medis khusus, setara dengan kawasan dan dunia.


Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/giam-doc-benh-vien-quan-y-175-tran-tro-nguon-nhan-luc-chua-xung-tam-co-ngoi-20250521164407744.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk