Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Semoga UU Pertanahan yang direvisi segera disahkan pada awal tahun 2024

Công LuậnCông Luận16/01/2024

[iklan_1]

Menurut VARS, Undang-Undang Pertanahan yang direvisi menarik perhatian banyak orang, terutama mereka yang berkecimpung di sektor properti. Pasalnya, saat ini, hingga 70% kesulitan dan permasalahan pasar properti bersumber dari permasalahan hukum.

Meskipun Undang-Undang Perumahan dan Undang-Undang Usaha Properti telah disahkan, banyak poin penting yang disebut-sebut harus menunggu revisi Undang-Undang Pertanahan. Jika terdapat satu saja inkonsistensi di antara kedua undang-undang tersebut, pasar properti dapat terus menghadapi banyak kesulitan.

VARS berpendapat bahwa masih banyak isu yang perlu dibahas dan disepakati dalam revisi Undang-Undang Pertanahan. Selain isi yang telah disetujui dan disetujui, masih terdapat sekitar 20 poin dan isu yang belum sepenuhnya disepakati. Semua ini merupakan isu penting yang sangat memengaruhi perkembangan pasar properti, serta kelompok subjek terkait.

Semoga UU Pertanahan yang direvisi dapat disahkan pada awal tahun 2024 gambar 1

Asosiasi Realtor Vietnam (VARS) berharap Majelis Nasional segera mengesahkan Undang-Undang Pertanahan yang telah direvisi pada awal tahun 2024. (Foto: PO)

Secara khusus, kelompok isu yang berkaitan dengan kepentingan rakyat; kelompok isu yang berkaitan dengan dunia usaha, investor, dan kelompok isu yang berkaitan dengan pengelolaan negara.

Terkait dengan kelompok isu yang berkaitan dengan kepentingan rakyat, isu pemberian sertifikat hak guna tanah perlu diatur secara spesifik, kepada orang yang tepat, untuk pekerjaan yang tepat. Hal ini perlu dihindari agar hak dan kepentingan rakyat tidak terganggu.

Perlu ada kebijakan kompensasi dan pembersihan lokasi serta rencana pemukiman kembali yang tepat untuk menjamin hak-hak masyarakat yang tanahnya akan diambil alih.

Terkait isu-isu yang berkaitan dengan bisnis dan investor, akses terhadap lahan perlu diimplementasikan secara lebih terbuka dan transparan. Peraturan mengenai lelang dan penawaran perlu spesifik, prosedur harus sederhana, dan menghindari birokrasi yang berbelit-belit. Proses implementasi harus menjamin keadilan.

Rencana perhitungan ganti rugi lahan berdasarkan harga pasar harus menjamin keadilan dan mendorong investor untuk mengembangkan proyek. Perlu ada regulasi, perhitungan, dan pertimbangan yang cermat untuk menyelaraskan kepentingan masyarakat, pelaku usaha, dan negara.

Mengenai opsi pembayaran retribusi penggunaan lahan, alih-alih mewajibkan investor membayar retribusi penggunaan lahan sekali, Undang-Undang Pertanahan yang direvisi dapat mempertimbangkan opsi pembayaran retribusi penggunaan lahan setiap tahun. Hal ini akan membantu investor mengurangi beban keuangan pada tahap awal pelaksanaan proyek.

Akibatnya, harga properti juga berpeluang disesuaikan ke tingkat yang lebih wajar. Investor yang tidak memiliki tekanan finansial yang terlalu besar dapat berinvestasi dalam menyelesaikan proyek dengan kualitas yang lebih baik. Masalah yang menyebabkan risiko "memoles proyek" untuk melunasi pinjaman bank dan memobilisasi modal yang melanggar peraturan juga akan sedikit berkurang.

VARS menyatakan bahwa per 30 Desember 2023, sekitar 40/63 provinsi dan kota di seluruh Indonesia telah menyetujui rencana induknya. Hal ini menjadi dasar dan pendorong bagi perkembangan pasar properti di daerah-daerah di masa mendatang.

Namun, masih diperlukan regulasi yang spesifik dan terpadu untuk membantu daerah mengkonkretkan pelaksanaan perencanaan dan rencana tata ruang. Dari sana, alih fungsi dan persetujuan proyek investasi dilakukan sesuai rencana, memastikan konsistensi, dan menghindari tumpang tindih atau konflik.

Peninjauan aktif untuk mengesahkan Undang-Undang Pertanahan yang direvisi merupakan langkah tegas Pemerintah untuk segera melengkapi kelembagaan, guna mendorong dan menciptakan momentum bagi pembangunan ekonomi dan sosial. Namun, mengingat dampak undang-undang ini yang sangat mendalam dan luas, dalam proses peninjauan akhir sebelum pengesahannya, diperlukan kehati-hatian dan konsentrasi penuh dari para peserta.

VARS berharap Majelis Nasional akan mengesahkan undang-undang penting ini pada Sidang Luar Biasa ke-5 Majelis Nasional ke-15 dengan kualitas terbaik. Jika demikian, proses pemulihan pasar properti dapat dipersingkat. Pasar akan segera memasuki fase normal baru,” harap VARS.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk