Dr. Saurabh Arora, CEO Auriga Research, sebuah perusahaan farmasi di India, memperingatkan: Kebiasaan memesan makanan dibawa pulang semakin meningkat, menggantikan makanan rumahan, sehingga menyebabkan meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan dan kebersihan makanan.
Dr. Manoj Jain, Departemen Gastroenterologi dan Obesitas di Rumah Sakit Spesialis Nanavati Max di Mumbai (India), menyampaikan bahwa kebiasaan memesan makanan dibawa pulang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan banyak orang, terutama kaum muda, menurut Hindustan Times.
Makanan dibawa pulang memang praktis, tetapi sebaiknya jangan dimakan terlalu sering.
Ilustrasi: AI
Apa yang terjadi pada tubuh Anda jika Anda rutin memesan makanan untuk dibawa pulang?
Dr. Jain menjelaskan: Makanan yang disiapkan di luar ruangan seringkali tinggi kalori, lemak tak sehat, gula, dan natrium. Makanan lezat seringkali kekurangan nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral. Meskipun tampilannya mungkin menarik, isi makanan jarang diperhatikan. Oleh karena itu, orang yang rutin memesan makanan untuk dibawa pulang perlu lebih waspada terhadap risiko kesehatannya.
Meskipun memesan makanan untuk dibawa pulang memberi Anda dorongan dopamin karena mencoba sesuatu yang baru, hal itu juga disertai konsekuensi kesehatan.
Dr. Jain mengutip sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah BMC Public Health , yang menyoroti bahwa orang yang sering makan di luar berisiko lebih tinggi mengalami masalah metabolisme. Hal ini juga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Orang yang rutin mengonsumsi makanan luar memiliki risiko lebih tinggi terhadap indikator sindrom metabolik seperti tekanan darah abnormal dan lingkar pinggang yang meningkat secara signifikan, yang berarti mereka lebih mungkin mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular, kata Dr. Jain.
Ketergantungan yang berlebihan pada makan di luar telah mengubah kebiasaan makan kita, kata Dr. Arora. Kita kini mengonsumsi lebih banyak makanan olahan dan terpapar makanan yang asal usulnya tidak diketahui serta berpotensi tidak higienis. Nilai gizinya lebih rendah, dan risiko infeksi bawaan makanan pun jauh lebih tinggi.
Seberapa sering saya harus memesan makanan untuk dibawa pulang?
Dr. Jain menekankan bahwa moderasi, sesekali memanjakan diri, dan dalam batas wajar, tidak masalah. Di sisi lain, mereka yang rutin memesan makanan untuk dibawa pulang perlu berhati-hati terhadap dampaknya terhadap kesehatan.
Mengingat risiko kesehatannya, pemesanan makanan sebaiknya dibatasi hingga sekali atau dua kali seminggu, saran Dr. Jain, menurut Hindustan Times.
Membuat pilihan makanan yang sadar dan moderat, bahkan ketika dibeli dari luar, dapat membantu Anda mengendalikan risiko kesehatan yang terkait dengan mengonsumsi makanan yang disiapkan di luar secara teratur.
Sumber: https://thanhnien.vn/nhieu-nguoi-thuong-dat-do-an-mang-ve-bac-si-khuyen-gi-185250811223748863.htm
Komentar (0)