Pada tanggal 16 November, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (MOET) menyelenggarakan pertemuan dengan guru-guru berprestasi yang berpartisipasi dalam program "Berbagi dengan Guru" tahun 2023.
Berbicara pada pertemuan tersebut, Wakil Menteri Pendidikan dan Pelatihan Ngo Thi Minh menegaskan peran staf pengajar yang sangat penting, terutama dalam periode inovasi pendidikan.
Wakil Menteri Ngo Thi Minh menekankan peran perintis guru dalam inovasi pendidikan (foto TL).
Wakil Menteri Ngo Thi Minh menyampaikan: Inovasi pendidikan menimbulkan banyak persyaratan dan tantangan besar bagi seluruh industri, di mana pelopor inovasi adalah guru.
Oleh karena itu, dunia pendidikan senantiasa memberikan pengakuan dan penghargaan atas usaha, ikhtiar, dan pengabdian para guru dalam mengatasi berbagai kendala dan kesulitan, khususnya guru-guru di daerah terpencil, daerah yang kurang memiliki keunggulan dalam hal kondisi ekonomi dan sosial.
Wamendikbud berharap kepada para guru untuk terus berusaha, berupaya, mengatasi kendala, dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dalam melaksanakan tugas inovasi.
Diluncurkan pada tahun 2015, program "Berbagi dengan Guru" sejauh ini telah memberikan penghargaan kepada 458 guru berprestasi di seluruh negeri.
Mereka adalah guru-guru yang siang malam “tinggal dekat dengan desa” untuk mengajar di daerah-daerah terpencil, daerah-daerah dengan kondisi sosial-ekonomi yang sangat sulit; guru-guru yang mengajar di distrik-distrik dan komune-komune pulau terpencil; guru-guru yang berprofesi sebagai perwira dan prajurit Penjaga Perbatasan yang mengenakan seragam hijau;
Guru pendidikan khusus mengajar siswa penyandang disabilitas; guru dari etnis minoritas bekerja di daerah terpencil, terisolasi, dan sangat tertinggal.
Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, Komite Sentral Persatuan Pemuda Vietnam, Komite Etnis, dan Kelompok Thien Long memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi yang bekerja di sekolah-sekolah di komunitas tertinggal di wilayah I, II, dan III di daerah etnis minoritas dan pegunungan di 51 provinsi dan kota-kota yang dikelola pemerintah pusat, dalam periode 2021-2025 sesuai dengan Keputusan Perdana Menteri No. 861/QD-TTg tanggal 1 Juni 2021.
Di samping contoh guru yang diperkenalkan dan diusulkan oleh Persatuan Pemuda Vietnam tingkat provinsi dan kota, Panitia Pelaksana juga meminta organisasi sosial politik, organisasi kemasyarakatan, lembaga pers pusat dan daerah untuk mencalonkan dan memperkenalkan guru teladan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Rencana.
Setiap guru yang mendapat penghormatan pada program tersebut akan menerima Sertifikat Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Pelatihan, Sertifikat Penghargaan dari Komite Sentral Persatuan Pemuda Vietnam, dan Medali Peringatan dari Komite Etnis.
Pada pertemuan tersebut, para guru saling berbagi dan berdiskusi seputar pengajaran dan pembelajaran di sekolah dan daerah tempat mereka bekerja, seperti: kebijakan guru; kebijakan untuk siswa di daerah terpencil; kegiatan serikat pemuda di sekolah; perilaku budaya di sekolah, dll.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)