Di sepanjang Jalan O Quy Ho (Kelurahan Sa Pa, Provinsi Lao Cai), tidak sulit menemukan model pertanian khas: sayuran berteknologi tinggi, labu siam merambat, tanaman beriklim sedang... Di antara semuanya, model budidaya jamur shiitake yang bersih dan berkualitas tinggi, menyasar pelanggan yang menuntut, serta membuat oleh-oleh dan makanan khas untuk pariwisata menjadi sorotan.

Saat mengunjungi fasilitas jamur Linh Huong, yang menciptakan lapangan kerja bagi 20 pekerja pedesaan di kompleks perumahan O Quy Ho 1, distrik Sa Pa, kami melihat dengan jelas potensi dan suasana dinamis dari model produksi ini. Fasilitas produksi beroperasi berdasarkan proses organik tertutup. Mulai dari persiapan kantong media tanam, pengendalian sumber air, sterilisasi dengan bahan alami, hingga daur ulang produk sampingan menjadi pupuk, semuanya bertujuan untuk memastikan kebersihan dan keamanan, serta ramah lingkungan.
Oleh karena itu, harga jamur segar cukup tinggi, sekitar 100-200 ribu VND/kg. Jamur kering harganya sekitar 1-2 juta VND/kg. Jamur langsung ludes terjual begitu diproduksi.

Ibu Chao May Pham (Desa Ta Chai, Kecamatan Ta Phin) bercerita bahwa berkat pekerjaannya yang stabil dan pembelajaran teknik pertanian yang bersih, penghasilannya tetap stabil. Keluarganya tidak perlu lagi khawatir bekerja jauh dari rumah dan menghadapi kesulitan serta kekurangan.
Kepada wartawan, Bapak Ha Manh Phong, Direktur Linh Huong Mushroom Company Limited, mengatakan bahwa iklim dan tanah Sa Pa sangat cocok untuk jamur shiitake, karena menyediakan Beta-glukan tingkat tinggi (bahan aktif yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung sistem kardiovaskular, dan menghambat sel kanker). Dengan luas lebih dari 0,4 hektar, fasilitas ini memproduksi sekitar 100 ton jamur segar setiap tahun, dengan pendapatan hampir 12 miliar VND/tahun. Jamur segar dari fasilitas ini tersedia di rak-rak banyak supermarket dan toko makanan dan diharapkan dapat menaklukkan pasar ekspor yang menuntut.

Bapak To Ngoc Lien, Ketua Komite Rakyat Kecamatan Sa Pa, mengatakan bahwa daerah tersebut berfokus pada dukungan terhadap model OCOP, membangun produk khas untuk berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata dan pengurangan kemiskinan berkelanjutan.
Menurut Tn. Lien, Sa Pa akan segera menyelenggarakan lokakarya, mengundang para ahli dan ilmuwan untuk membuka jalan bagi produk-produk bersih dan berkualitas tinggi, termasuk jamur shiitake Sa Pa, agar dapat menjangkau jauh dan luas.
Selain itu, distrik Sa Pa merupakan jembatan antara komune dan distrik kota tua Sa Pa dalam strategi pengembangan produk yang bersih dan bernilai.
Sumber: https://tienphong.vn/trong-dac-san-sach-giup-nguoi-dan-o-sa-pa-thoat-ngheo-post1766246.tpo
Komentar (0)