Hari ini, 23 Februari, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menerbitkan Dokumen No. 715/BGDĐT-GDTrH tentang pelaksanaan pendaftaran kelas 10 sekolah menengah atas untuk tahun ajaran 2024-2025 kepada Komite Rakyat provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat.
Dokumen arahan, pelaksanaan penerimaan siswa baru kelas 10 SMA harus dilaksanakan sesuai dengan dokumen gabungan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Pelatihan Nomor 03/VBHN-BGDĐT tentang Penerimaan Siswa Baru SMP dan SMA, tanggal 3 Mei 2019.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengeluarkan peringatan tentang penerimaan kelas 10
"Namun, saat ini, beberapa daerah telah menyetujui rencana dan metode penerimaan siswa kelas 10 SMA tahun ajaran 2024-2025 dengan beberapa tambahan konten yang tidak sesuai dengan peraturan penerimaan langsung dan perlakuan istimewa (seperti lomba siswa berprestasi tingkat provinsi dan sertifikat bahasa asing)," demikian pernyataan dokumen Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan meminta Komite Rakyat provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat untuk mengarahkan dan menyetujui rencana dan metode penerimaan ke sekolah menengah atas kelas 10 di wilayah mereka sesuai dengan ketentuan dokumen konsolidasi No. 715/BGDĐT-GDTrH.
Bagi provinsi yang telah menyetujui rencana dan metode penerimaan siswa baru kelas 10 SMA yang belum sesuai dengan ketentuan penerimaan siswa baru secara langsung, maka skema prioritas harus disesuaikan agar sesuai dengan ketentuan Pasal 7, dokumen gabungan No. 715/BGDĐT-GDTrH dan diumumkan secara terbuka kepada mata pelajaran terkait.
Pada saat yang sama, secara proaktif memperkuat inspeksi, pemeriksaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan rencana dan metode penerimaan siswa baru kelas 10 SMA di daerah.
"Pada tahun 2024, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan melakukan inspeksi terhadap pendaftaran siswa kelas 10 SMA di sejumlah daerah," kata Kementerian Pendidikan dan Pelatihan.
Baru-baru ini, beberapa daerah mengumumkan rencana untuk mendaftarkan siswa di kelas 10 sekolah menengah umum, termasuk penerimaan langsung siswa dengan sertifikat IELTS...
Berdasarkan peraturan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, terdapat 4 golongan siswa yang dapat langsung diterima di kelas 10. Pertama, siswa lulusan SMP berasrama etnis yang diterima langsung di kelas 10 dengan sistem yang sama.
Kedua, siswa berasal dari 16 etnis minoritas: Cong, Mang, Pu Peo, Si La, Co Lao, Bo Y, La Ha, Ngai, Chut, O Du, Brau, Ro Mam, Lo Lo, Lu, Pa Then, La Hu.
Ketiga, kandidat penyandang disabilitas pada satu atau lebih bagian tubuh, atau gangguan fungsional yang tampak sebagai kesulitan dalam kehidupan dan aktivitas sehari-hari. Surat keterangan disabilitas yang dikeluarkan oleh Komite Rakyat komune.
Keempat, siswa yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional dalam bidang budaya, seni, olah raga, dan lomba sains dan teknologi tingkat nasional untuk siswa SMP dan SMA sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, akan langsung diterima di kelas 10.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)