Ayam adalah hidangan lezat di meja makan dengan harga terjangkau, tidak terlalu mahal, dan beragam cara pengolahannya. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa bagian ayam berpotensi mengandung parasit? Jika Anda tidak sengaja memakannya dalam jumlah banyak, akan sangat berbahaya bagi tubuh, jadi Anda perlu berhati-hati agar tidak menyentuh sumpit saat makan.
Croup
Surat kabar VietNamNet mengutip dokter spesialis Huynh Tan Vu, Kepala Unit Perawatan Siang Hari, Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh, cabang 3, yang mengatakan bahwa pelampung ikan itu seperti gudang bakteri, tempat kelenjar getah bening berkumpul, dan tempat penyimpanan makrofag.
Pelampung pancing juga merupakan tempat yang mengandung lemak dan kolesterol yang dapat membahayakan kesehatan, sama sekali tidak baik bagi penderita penyakit kardiovaskular dan gangguan lipid.
Kepala ayam
Menurut Dr. Vu, kepala ayam merupakan tempat terkonsentrasinya banyak zat beracun dan sebaiknya tidak dikonsumsi secara teratur. Kepala ayam mengandung banyak kolesterol, yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kepala ayam juga mengandung banyak bakteri dan virus, yang tidak baik untuk kesehatan.
Pelampung ikan dan kepala ayam merupakan dua bagian yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.
Kulit ayam
Banyak orang mengira kulit ayam kaya akan kolagen, padahal mengonsumsinya dapat membantu mempercantik kulit. Faktanya, kolagen pada kulit ayam sangat sedikit, dan hal ini bisa diabaikan karena bagian inilah yang paling banyak mengandung lemak. Selain itu, kulit ayam juga mengandung banyak parasit dan bakteri, sehingga mengonsumsinya dalam jumlah banyak tidak baik untuk tubuh.
Paru-paru ayam
Banyak parasit dan bakteri hidup di paru-paru ayam, bahkan setelah dimasak pada suhu tinggi. Saat memakannya, tubuh akan terasa tidak nyaman, gelisah, atau beberapa orang tidak merasakan reaksi apa pun.
Karena bagian ini termasuk dalam sistem pernapasan ayam, bagian ini mengandung banyak racun dan bakteri penyebab penyakit yang berbeda tergantung pada kondisi tempat tinggalnya.
Oleh karena itu, sebaiknya buang bagian ini saat makan guna mencegah risiko buruk bagi kesehatan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)