Minum teh matcha setiap hari membantu menjaga otak tetap waspada, mengurangi stres, mengontrol berat badan dan gula darah, mendukung kesehatan usus dan penurunan berat badan.
Minum teh hijau matcha memiliki banyak manfaat kesehatan. (Sumber: BigStock) |
Teh matcha, yang berasal dari Jepang, terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis dan digiling menjadi bubuk. Teh ini semakin populer karena kondisi pertumbuhannya yang unik, kandungan nutrisinya yang tinggi, rasanya yang lezat, dan rendah kalori.
Tidak seperti teh hijau biasa, tanaman matcha dinaungi tikar bambu selama pertumbuhannya, sehingga menghasilkan kandungan klorofil lebih tinggi dan membuat daunnya berwarna hijau cerah.
Saat digunakan sebagai teh, seluruh daunnya dikonsumsi. Minum teh hijau matcha memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk:
Kaya akan Polifenol
Senyawa polifenol dalam matcha diketahui dapat melindungi tubuh terhadap penyakit.
Meningkatkan kesehatan otak
Kafein dan L-theanine dalam matcha meningkatkan fungsi otak dan kewaspadaan, dan dapat membantu mencegah kondisi neurodegeneratif.
Pereda Stres
Asam amino L-theanine dalam matcha memiliki efek menenangkan dengan meningkatkan kadar neurotransmitter GABA yang bersifat menenangkan.
Kesehatan kardiovaskular
Matcha dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan membantu mengendalikan kolesterol.
Kesehatan tulang
Teh hijau, seperti matcha, dapat membantu memperkuat tulang dan mengurangi risiko patah tulang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa EGCG dalam matcha dapat mengurangi jumlah osteoklas, sel-sel yang memecah tulang, dan meningkatkan jumlah serta aktivitas sel-sel pembentuk tulang.
Kontrol berat badan
Matcha dapat meningkatkan laju metabolisme dan membakar lemak, terutama saat berolahraga secara teratur.
Kontrol gula darah
Senyawa quercetin dalam matcha diyakini mengatur sekresi insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Kesehatan usus
EGCG dalam matcha membantu mendukung kesehatan usus dengan melawan bakteri berbahaya dan meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam usus.
Cara membuat dan catatan saat minum teh hijau matcha
Untuk membuat teh matcha, ayak 1-2 sendok makan bubuk matcha ke dalam mangkuk, tambahkan air panas, dan kocok hingga berbusa. Meskipun matcha umumnya aman, kandungan kafeinnya memang lebih tinggi.
Orang yang sensitif terhadap kafein, termasuk ibu hamil, sebaiknya membatasi asupannya. Teh sebaiknya dikonsumsi di sela waktu makan untuk menghindari gangguan penyerapan zat besi.
Selain itu, saat membeli matcha, carilah warna hijau cerah, tekstur halus, dan kemasan yang sesuai untuk mengurangi paparan udara dan cahaya. Matcha berkualitas tinggi akan memiliki aroma rumput segar dengan sedikit rasa manis.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)