Liburan dengan makanan yang mengenyangkan dan kebiasaan duduk yang kurang gerak dapat dengan mudah menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak terkontrol. Namun, mempertahankan pola olahraga yang tepat dapat membantu mengendalikan berat badan dan tetap sehat selama liburan.
Faktanya, kebiasaan olahraga seringkali tidak terjaga selama liburan. Dengan memilih olahraga yang tepat, dikombinasikan dengan jadwal yang fleksibel, kita akan terhindar dari kenaikan berat badan yang tidak terkontrol selama liburan, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Latihan seperti push-up dan pull-up akan membantu mengurangi risiko kenaikan berat badan yang tidak terkendali selama Tet.
Untuk menghindari kenaikan berat badan saat Tet, orang perlu memperhatikan hal-hal berikut saat berolahraga:
Pilih jenis olahraga yang tepat
Selama liburan, banyak orang memiliki waktu terbatas. Oleh karena itu, mereka sebaiknya memprioritaskan latihan singkat yang hanya membutuhkan sedikit waktu tetapi sangat efektif. Latihan ini hanya dapat berlangsung selama 20 hingga 30 menit per hari. Bagi mereka yang memiliki waktu, sesi latihan dapat berlangsung lebih lama.
Untuk latihan ketahanan, prioritasnya adalah jalan kaki, joging, lompat tali, atau bersepeda. Latihan-latihan ini membantu membakar banyak kalori. Sementara itu, latihan kekuatan meliputi angkat beban, push-up, chin-up, atau plank. Meskipun latihan-latihan ini tidak membakar kalori sebanyak latihan ketahanan, latihan-latihan ini membantu mempertahankan massa otot dan meningkatkan metabolisme.
Gabungkan olahraga dengan kebiasaan gaya hidup
Tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk berolahraga, orang-orang dapat memasukkan aktivitas fisik ke dalam aktivitas sehari-hari mereka. Misalnya, saat bepergian saat Tet, alih-alih menggunakan sepeda motor atau mobil, orang-orang dapat lebih banyak berjalan kaki.
Selain itu, membersihkan rumah, mengelap, dan menata altar merupakan cara untuk meningkatkan olahraga dan menciptakan ruang rumah yang rapi untuk menyambut Tet.
Berolahraga setelah makan
Setelah makan besar selama liburan, jika Anda merasa berat, cobalah berjalan kaki ringan selama 15-20 menit. Ini tidak hanya akan membantu meningkatkan pembakaran kalori tetapi juga melancarkan pencernaan dan menurunkan gula darah setelah makan.
Dikombinasikan dengan diet yang wajar
Olahraga akan lebih efektif jika dibarengi dengan pola makan yang seimbang. Secara khusus, orang perlu membatasi asupan makanan manis, gorengan, dan pati, serta memperbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan segar seperti jeruk bali, apel, atau jeruk, menurut Healthline.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/can-tap-luyen-the-nao-de-tranh-tang-can-trong-dip-tet-185250117130508973.htm
Komentar (0)