GĐXH - Profesor Kai-Fu Lee pernah berkata: "Dalam bidang apa pun, EQ dua kali lebih penting daripada IQ". Anak dengan IQ tinggi belum tentu sukses, tetapi anak dengan EQ tinggi pasti akan melakukan hal-hal luar biasa.
Namun dalam mendidik anak, banyak orang tua yang seringkali lebih mengutamakan hasil akademis saja tanpa memperhatikan pembinaan EQ - kecerdasan emosional.
Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa EQ dapat menjadi prediktor kuat terhadap keberhasilan hubungan, kesehatan, dan kualitas hidup seseorang di masa depan.
EQ dianggap oleh Profesor Universitas Harvard Daniel Goleman sebagai kunci untuk menentukan kesuksesan dalam kehidupan dan pekerjaan seseorang.
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa anak-anak dengan EQ tinggi mendapatkan nilai yang lebih baik, lebih terlibat dalam kegiatan sekolah, dan membuat pilihan hidup yang lebih sehat.
Sebagai orang dewasa, orang dengan EQ tinggi juga memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan perasaan yang lebih positif tentang pekerjaan mereka.
Oleh karena itu, meningkatkan EQ anak Anda sangatlah penting.
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gyeongin di Incheon terhadap 361 siswa sekolah menengah (kelas 5-6) di Incheon, Korea, ditunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki hewan peliharaan memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik dalam segala bentuk.
Secara khusus, pada skala 5 poin, anak-anak dengan hewan peliharaan mendapat skor rata-rata 4,2 poin, sementara kelompok sisanya hanya mendapat skor 3,96 poin.
Dalam kemampuan memahami emosi orang lain, kelompok hewan peliharaan memperoleh skor 4,11 poin, sementara kelompok lainnya memperoleh skor 3,78. Dalam hal penerapan emosi, kelompok hewan peliharaan memperoleh skor 4,13 poin, sementara kelompok lainnya memperoleh skor 3,97...
Anak-anak yang memiliki hewan peliharaan memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik dalam segala bentuk. Foto ilustrasi
Ketika menganalisis mengapa perbedaan ini ada, para peneliti menemukan bahwa ketika memelihara hewan peliharaan, anak-anak memiliki banyak kesempatan untuk mengamati reaksi hewan dan harus mempertimbangkan perasaan mereka sendiri dan perasaan hewan peliharaan berkali-kali.
Selain itu, anak perempuan yang memelihara hewan juga memiliki tingkat pengenalan emosi orang lain yang lebih baik daripada anak laki-laki, dan interaksi emosionalnya juga lebih tinggi.
Di AS, sebuah penelitian oleh Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins juga menunjukkan bahwa tumbuh bersama hewan peliharaan membantu orang memiliki risiko lebih rendah terkena skizofrenia.
Orang yang memelihara anjing sebelum usia 13 tahun memiliki risiko 24% lebih rendah terkena skizofrenia. Mereka yang terpapar anjing sejak lahir memiliki risiko 55% lebih rendah terkena penyakit ini.
Selain itu, memberikan hewan peliharaan kepada anak-anak memiliki banyak manfaat lain seperti:
Mengurangi kesepian
Hewan peliharaan sering kali bertindak sebagai teman dekat. Mereka tidak akan pernah melakukan apa pun yang menyakiti perasaan anak Anda.
Oleh karena itu, memiliki hewan peliharaan juga dapat mengurangi rasa kesepian, terutama bagi anak-anak yang sulit berteman atau tidak memiliki banyak anak di lingkungannya.
Hewan peliharaan tidak hanya memberikan persahabatan dan rasa kebersamaan, tetapi juga dapat menjadi tempat curhat bagi anak-anak yang merasa tidak punya orang lain untuk diajak bicara.
Faktanya, sangat umum bagi anak kecil untuk berbicara atau berbagi rahasia dengan hewan peliharaan mereka.
Ketika mereka memiliki hewan peliharaan, mereka merasa selalu memiliki seseorang yang dapat diajak bicara.
Membangun empati dan kasih sayang
Hewan peliharaan pada dasarnya bergantung pada manusia untuk merawatnya. Mereka tidak bisa memasak makanannya sendiri atau mengisi mangkuk airnya sendiri.
Mereka bahkan bergantung pada orang lain untuk berolahraga dan berhibur. Karena ketergantungan mereka pada orang lain untuk merawat mereka, hal ini seringkali menumbuhkan empati dan kasih sayang pada anak-anak.
Anak-anak belajar untuk melihat ke luar diri mereka sendiri dan mempertimbangkan bagaimana rasanya menempatkan diri pada posisi orang lain, bahkan jika orang itu adalah hewan peliharaan.
Orang tua dapat menggunakan kepemilikan hewan peliharaan sebagai cara untuk mengajari anak-anak tentang pentingnya menghormati bentuk kehidupan lain, kata Dr. Moore.
Membuat anak-anak berhenti dan berpikir tentang bentuk kehidupan lain adalah langkah pertama untuk membangun empati dan kasih sayang dan hewan peliharaan adalah cara yang bagus untuk menanamkan kecerdasan emosional.
Orang tua dapat mempertimbangkan memelihara hewan peliharaan sebagai cara untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menghormati makhluk hidup lainnya. Foto ilustrasi
Memberikan cinta dan penerimaan tanpa syarat
Ketika seorang anak tumbuh besar bersama hewan peliharaan, tidak ada rasa takut dihakimi atau ditolak. Anak-anak tahu bahwa hewan peliharaan mereka menyayangi mereka apa pun yang terjadi.
“Anjing disebut sahabat manusia karena suatu alasan,” kata Kevin Doyle, MD, seorang dokter anak di Muskingum Valley Medical Center.
Hewan peliharaan memberikan kesempatan yang luar biasa untuk mendapatkan teman dan kenyamanan, serta memungkinkan anak-anak melepaskan diri dari ketergantungan mereka pada ibu dan ayah untuk mendapatkan kenyamanan. Hewan memberikan tingkat kenyamanan dan penerimaan yang berbeda bagi mereka.
Ajarkan Tanggung Jawab
Memiliki hewan peliharaan membantu anak-anak mengembangkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap orang lain. Hewan peliharaan membutuhkan perhatian dan pengawasan setiap saat.
Mereka bergantung pada pemiliknya untuk segala hal, mulai dari makanan hingga hiburan. Anak-anak yang senang memelihara hewan peliharaan sering kali belajar empati dan kasih sayang.
Belajar bertanggung jawab terhadap makhluk hidup lain akan membantu anak lebih memperhatikan dirinya sendiri.
Penting bagi kepemilikan hewan peliharaan untuk membantu anak belajar merawat hewan, dan secara bertahap membentuk rasa tanggung jawab terhadap hewan tersebut.
Jika anak Anda masih sangat kecil, ia dapat membantu mengisi mangkuk air atau makanan hewan tersebut. Seiring bertambahnya usia, ia dapat melakukan lebih banyak hal.
Membangun kepercayaan dan keyakinan
Ketika anak Anda berhasil memelihara hewan peliharaan, ia akan merasa berguna. Harga dirinya akan meningkat dan ia akan merasa lebih percaya diri.
Anak Anda akan merasa bangga atas pencapaiannya. Merawat hewan peliharaan juga dapat membantu membangun rasa kemandirian dan kepercayaan diri, terutama ketika anak Anda sudah cukup dewasa untuk menangani tanggung jawab tambahan tersebut sendiri.
Selain itu, hubungan yang dijalin anak Anda dengan hewan peliharaannya selama ini membantu mereka melihat diri mereka sendiri dalam sudut pandang yang positif dan bahkan dapat memberi mereka tujuan hidup.
Pada akhirnya, hubungan dengan hewan peliharaan akan membangun kepercayaan diri dan membantu mengasah keterampilan sosial dan emosional mereka.
[iklan_2]
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/mot-cach-don-gian-de-tang-eq-cho-con-ma-bo-me-nen-biet-17225031915390289.htm
Komentar (0)