Maksud dan tujuan pemeriksaan adalah untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pengendalian tata tertib administrasi, pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu dan terpadu satu pintu yang saling terhubung, serta pelaksanaan tata tertib administrasi di lingkungan elektronik pada tahun 2023-2024 sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 20/2008/ND-CP, Nomor 63/2010/ND-CP, Nomor 48/2013/ND-CP, Nomor 92/2017/ND-CP, Nomor 61/2018/ND-CP, Nomor 45/2020/ND-CP, 107/2021/ND-CP dan Surat Edaran Nomor 02/2017/TT-VPCP; Nomor 01/2018/TT-VPCP; Nomor 01/2023/TT-VPCP Menteri, Kepala Kantor Pemerintah pada sejumlah instansi, unit, dan daerah di provinsi untuk memberikan bimbingan dan arahan tepat waktu dalam rangka meningkatkan mutu dan efektivitas kegiatan pengendalian prosedur administratif, penerapan mekanisme terpadu satu pintu, mekanisme terpadu satu pintu yang saling terhubung, dan pelaksanaan prosedur administratif secara elektronik.
Melalui inspeksi, segera mendeteksi dan memperbaiki permasalahan serta keterbatasan yang ada dalam kegiatan pengendalian prosedur administratif, menerapkan mekanisme one stop service dan one stop service yang saling terhubung, serta menerapkan prosedur administratif dalam lingkungan elektronik; mencegah dan menangani secara tegas kasus-kasus prosedur administratif yang dibuat sendiri, jenis-jenis catatan dan dokumen di luar ketentuan hukum, keterlambatan dalam menangani prosedur administratif, yang menyebabkan pelecehan dan ketidaknyamanan bagi organisasi dan individu dalam menerima dan menangani prosedur administratif.
Mendeteksi kekurangan secara tepat waktu untuk disintesis dan diusulkan kepada otoritas yang berwenang untuk ditangani sesuai dengan peraturan; memuji dan meniru praktik yang baik dan efektif dalam mengendalikan prosedur administratif dan menerapkan prosedur administratif di lingkungan elektronik.
Komite Rakyat Provinsi mensyaratkan bahwa kegiatan inspeksi harus memastikan objektivitas, publisitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, memastikan bahwa isi, prinsip, dan prosedur inspeksi mematuhi Klausul 11, Pasal 1 Keputusan 48/2013/ND-CP dan Bagian 2, 3, Bab II Surat Edaran No. 02/2017/TT-VPCP Menteri, Kepala Kantor Pemerintah.
Melalui inspeksi, isu-isu utama dalam pekerjaan manajemen diidentifikasi untuk mendapatkan solusi guna mengarahkan dan mengoperasikan guna meningkatkan kualitas dan efektivitas kegiatan pengendalian prosedur administratif di masa mendatang.
Setelah dilakukan peninjauan, maka diperoleh kesimpulan yang jelas dan spesifik mengenai permasalahan penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan pengendalian tata tertib administrasi, penyelenggaraan mekanisme satu pintu, mekanisme satu pintu terpadu, dan penyelenggaraan tata tertib administrasi di lingkungan elektronik dalam penanganan tata tertib administrasi pada instansi, unit, dan daerah, serta rekomendasi dan usulan kepada pimpinan pada jenjang terkait.
Tentang ruang lingkup pengujian:
Melakukan pemeriksaan secara langsung dan berkala terhadap kegiatan pengendalian tata tertib administrasi di segala bidang, pelaksanaan mekanisme pelayanan terpadu satu pintu, mekanisme pelayanan terpadu satu pintu yang saling terkait dalam penanganan tata tertib administrasi, dan pelaksanaan tata tertib administrasi secara elektronik pada instansi, cabang, dan sektor di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten, dan Pemerintah Kota sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Inspeksi tak terduga di sejumlah instansi, unit, dan daerah yang memiliki masukan dan rekomendasi tentang penerimaan dan penanganan prosedur administratif atau melalui masukan dari kantor berita.
Bagi instansi, unit, dan daerah yang tidak menjadi sasaran pemeriksaan berdasarkan Rencana ini, wajib melakukan pemeriksaan mandiri terhadap kegiatan pengendalian tata tertib administrasi, pelaksanaan mekanisme terpadu satu pintu, mekanisme terpadu satu pintu yang saling terkait dalam penanganan tata tertib administrasi, dan pelaksanaan tata tertib administrasi di lingkungan elektronik instansi, unit, dan daerahnya, dan menuangkannya dalam bentuk laporan kerja berkala pengendalian tata tertib administrasi instansi atau unit yang bersangkutan kepada Kantor Pemerintah Daerah (dan melalui Sistem Pelaporan Pemerintah) paling lambat tanggal 20 Desember 2024 untuk dihimpun dan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah.
Sumber
Komentar (0)