GDXH - Osteoartritis berhubungan dengan usia, namun, berjalan dan berolahraga dengan intensitas tinggi, yang memberikan tekanan pada sendi, adalah alasan utama mengapa sendi lutut Tuan Minh cepat mengalami degenerasi.
Jalan kaki salah, pria kena osteoartritis lutut
Untuk mengendalikan lemak darah tinggi dan mencegah penyakit kardiovaskular, Tn. Minh (60 tahun, Tiongkok) mengubah kebiasaan hidup dan makannya serta lebih banyak berolahraga dengan berjalan kaki .
Menurut Bapak Minh, berjalan kaki merupakan olahraga yang mudah bagi lansia. Beliau memutuskan untuk berjalan kaki 10.000 langkah per hari. Setelah sekian lama berusaha, Bapak Minh berhasil menurunkan berat badan sebanyak 5 kg dan kadar lemak darahnya terkontrol . Beliau sangat puas dengan hasil ini sehingga beliau terus berjalan kaki dan berolahraga setiap hari.
Ilustrasi
Namun, belakangan ini, Tn. Minh sering merasakan nyeri di lutut dan pergelangan kakinya, sehingga sulit bergerak, sehingga ia pergi ke rumah sakit. Setelah menjalani rontgen dan tes, dokter menyimpulkan bahwa nyerinya disebabkan oleh osteoartritis.
Dokter menjelaskan bahwa osteoartritis berhubungan dengan usia, tetapi penyebab utamanya adalah Tuan Minh sudah tua tetapi melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, sehingga memberi tekanan pada sendi dan menyebabkannya cepat rusak.
Dokter mengatakan bahwa olahraga teratur itu baik, tetapi perlu mempertimbangkan kondisi fisik, kesehatan, dan usia untuk memilih olahraga dan frekuensi yang tepat agar terhindar dari cedera yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Haruskah penderita osteoartritis lutut berjalan saat berolahraga?
Osteoartritis lutut menyebabkan kerusakan tulang rawan dan tulang, terkadang disertai artritis dan berkurangnya cairan sinovial di sendi, yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri sendi. Saat pasien bergerak, gesekan antar ujung tulang meningkat, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Itulah sebabnya banyak pasien takut melakukan aktivitas seperti berjalan atau jogging.
Namun, menurut saran para ahli medis , menghindari olahraga sama sekali dapat menyebabkan sendi lutut kehilangan fleksibilitas secara bertahap, sirkulasi darah menjadi kurang efektif, dan menyebabkan kekakuan di banyak bagian lain seperti otot, tendon, dan ligamen. Hal ini tidak hanya meningkatkan rasa sakit tetapi juga mempercepat perkembangan penyakit.
Sebaliknya, olahraga teratur dan jalan kaki yang tepat tidak hanya membantu mengurangi rasa sakit, tetapi juga menjaga fleksibilitas dan meningkatkan fungsi lutut. Oleh karena itu, menjaga kebiasaan berjalan kaki merupakan bagian penting dari perawatan dan perbaikan osteoartritis lutut.
Ilustrasi
Penderita osteoarthritis perlu mengetahui hal ini saat berjalan untuk berolahraga
- Pemanasan sebelum berolahraga : Luangkan waktu 5-10 menit untuk melakukan pemanasan. Langkah ini membantu menghangatkan tubuh, merelaksasikan otot dan sendi lutut, serta meminimalkan risiko cedera saat berolahraga. Di akhir latihan, pijat dan gerakkan sendi lutut dengan lembut untuk membantu otot-otot rileks.
Berjalan dengan teknik yang tepat : Penderita osteoartritis lutut sebaiknya berjalan perlahan dengan langkah sedang. Saat berjalan, jaga pandangan tetap lurus ke depan, dagu sejajar dengan lantai, rilekskan seluruh tubuh, dan ayunkan lengan dengan lembut. Kaki menyentuh lantai mulai dari tumit, lalu seluruh telapak kaki, dan terakhir ujung jari kaki.
Intensitas olahraga yang sesuai : Saat mulai berolahraga, sebaiknya jangan berjalan lebih dari 60 menit sehari dan pilihlah waktu yang paling nyaman bagi Anda. Anda bisa mulai dengan berjalan kaki singkat, sekitar 5-10 menit setiap kali, dan beristirahat di sela-sela sesi. Secara bertahap, setelah Anda terbiasa, cobalah untuk menambah waktu dan jarak berjalan kaki agar latihan Anda lebih efektif.
Pilih waktu yang tepat : Berjalan kaki di pagi hari dan sore hari memiliki manfaat masing-masing. Pagi hari membantu menghangatkan sendi dan meningkatkan konsentrasi, sekaligus mengurangi frekuensi dan intensitas nyeri. Berjalan kaki di sore hari membantu mengatur tubuh dan meningkatkan kualitas tidur, sehingga membantu mencegah kekakuan keesokan paginya.
- Berhenti berolahraga saat terasa nyeri : Jika Anda merasakan nyeri hebat di sendi lutut saat berjalan, berhentilah dan jangan mencoba melanjutkan berjalan. Ini membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada sendi.
[iklan_2]
Source: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/nguoi-dan-ong-60-tuoi-bat-ngo-dau-don-vi-thoai-hoa-khop-do-mac-sai-lam-nay-trong-luc-di-bo-tap-the-duc-172250219102216787.htm
Komentar (0)