Jenderal senior Rusia lainnya ditangkap
Pengadilan Rusia pada 23 Mei memerintahkan penahanan Wakil Kepala Staf Umum Militer Rusia, Letnan Jenderal Vadim Shamarin, menjelang persidangannya atas tuduhan menerima suap dalam skala besar, lapor kantor berita Interfax. Dakwaan tersebut dapat dikenakan hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Selain itu, Kommersant melaporkan bahwa Tuan Shamarin ditahan atas tuduhan penipuan dan rumahnya digeledah. Tuan Shamarin dibawa untuk diinterogasi ke Departemen Investigasi Militer Komite Investigasi Federasi Rusia.
Letnan Jenderal Vadim Shamarin
Dia adalah tokoh senior keempat di lembaga pertahanan Rusia yang ditahan sejak April, ketika Wakil Menteri Pertahanan Timur Ivanov ditahan sebelum persidangan atas dugaan penyuapan.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada tanggal 23 Mei membantah penilaian bahwa Moskow sedang membersihkan pejabat militer senior.
"Perang melawan korupsi adalah upaya berkelanjutan. Ini bukan kampanye. Ini adalah bagian integral dari kerja lembaga penegak hukum," ujar Peskov kepada wartawan, dikutip AFP.
Titik kritis: Ukraina ciptakan senjata baru; Chechnya ingin sumbangkan lebih banyak pasukan ke Rusia
Kota terbesar kedua di Ukraina diserang
Rusia menyerang kota Kharkiv di Ukraina dengan rudal pada tanggal 23 Mei saat Presiden Volodymyr Zelensky mengkritik mitra Barat karena tidak memberikan dukungan militer yang cukup untuk menangkis serangan Rusia.
Pasukan Moskow telah menyerang kota terbesar kedua Ukraina selama berbulan-bulan dan melancarkan operasi darat di daerah perbatasan provinsi dengan nama yang sama pada 10 Mei.
Menurut Reuters, otoritas Ukraina mengatakan Rusia menembakkan sekitar 15 rudal ke kota Kharkiv dan kota terdekat, Liubotyn, yang menghantam sebagian besar infrastruktur transportasi dan sebuah percetakan besar di Kharkiv, tempat sekitar 50 orang sedang bekerja saat serangan terjadi. Tujuh orang tewas dan 28 lainnya luka-luka, menurut Ukraina. Kantor Kejaksaan Wilayah Kharkiv mengatakan rudal-rudal tersebut diluncurkan dari seberang perbatasan wilayah Belgorod Rusia, yang telah digunakan Rusia sebagai batu loncatan untuk operasi daratnya.
Pejabat Ukraina juga mengatakan Rusia menjatuhkan bom berpemandu di kota Derhachi di provinsi Kharkiv, merusak banyak rumah dan melukai sedikitnya 13 orang.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Zelensky menyalahkan mitra internasional Kyiv karena gagal menyediakan sistem pertahanan udara yang memadai atau membiarkan Ukraina menggunakan senjata yang dipasok Barat untuk menyerang peluncur rudal di wilayah Rusia.
Presiden Putin: Rusia hanya menciptakan 'zona penyangga' di Kharkiv karena kesalahan Ukraina
"Kelemahan ini bukan kelemahan kita, melainkan kelemahan dunia ," katanya.
Pasukan Rusia dalam beberapa minggu terakhir telah merebut wilayah terluas di Ukraina timur dalam setahun, sementara Kyiv menunggu pasokan senjata dari Amerika Serikat dan Eropa.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada tanggal 23 Mei bahwa mereka telah mendapatkan kembali kendali atas desa Andriivka di provinsi Donetsk, salah satu dari sedikit desa yang direbut kembali Ukraina setelah serangan balasan yang kurang bersemangat musim panas lalu, menurut AFP.
Pemimpin Chechnya mengusulkan pengiriman lebih banyak pasukan
Ramzan Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya Rusia, mengatakan pada tanggal 23 Mei bahwa dia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada tanggal 23 Mei di Kremlin dan menawarkan untuk mengirim lebih banyak pasukan untuk mendukung Moskow di garis depan Ukraina.
Kadyrov, seorang loyalis setia Kremlin, mengunggah foto dirinya bersama Presiden Putin. Ia mengatakan bahwa keduanya membahas masalah ekonomi Chechnya dan telah mengundang Putin untuk mengunjungi wilayah tersebut di Kaukasus Utara.
Kadyrov juga mengatakan bahwa puluhan ribu "tentara cadangan yang terlatih dan diperlengkapi dengan baik" siap bertempur untuk Rusia di medan perang Ukraina jika diperintahkan. Sebanyak 43.500 tentara Chechnya telah bertugas di Ukraina, termasuk 18.000 sukarelawan.
Rusia gelar latihan nuklir taktis
Rusia berjanji akan membalas Norwegia atas kebijakan perbatasannya
Moskow mengatakan pada tanggal 23 Mei akan menanggapi apa yang disebutnya kebijakan "diskriminatif" setelah Norwegia mengumumkan akan menutup perbatasannya bagi sebagian besar wisatawan Rusia karena konflik di Ukraina.
Pemerintah Norwegia mengatakan bahwa mulai 29 Mei, sebagian besar wisatawan Rusia tidak akan dapat memasuki Norwegia, negara yang berbatasan sepanjang 198 km dengan Rusia, menurut AFP.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari yang sama bahwa keputusan Oslo "diskriminatif" dan "jelas akan ditanggapi dengan tindakan balasan." "Kami menyesalkan bahwa otoritas Norwegia telah memilih jalan yang akan semakin memperburuk hubungan bilateral," kata Peskov.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/chien-su-ukraine-ngay-820-nga-tiep-tuc-bat-tuong-do-thi-lon-cua-ukraine-hung-ten-lua-185240523224959644.htm
Komentar (0)