Pada sore hari, suara sendok beradu dengan mangkuk, seruan pengunjung yang menikmati sup mi Nam Pho yang hangat, disertai aroma lembut udang dan tepung beras menarik perhatian orang-orang yang lalu lalang di jalan Nguyen Lo Trach (kelurahan Vy Da, kota Hue ).
Ibu Duong Nguyen Tuong Van (44 tahun), penduduk asli Desa Nam Pho, dengan cepat menyendok mi beras panas dari panci besar di atas kompor. Tangannya tak pernah berhenti, tetapi mulutnya masih berbincang hangat dengan para pelanggan. "Toko ini kebanyakan menjual kepada pelanggan tetap, anak-anak sering mampir saat pulang sekolah, dan orang dewasa juga mampir saat pulang kerja. Setiap hari saya hanya memasak sebanyak ini, menjual semuanya, lalu berhenti," Ibu Van tersenyum lembut.
Restoran ini terletak di Jalan Nguyen Lo Trach.
FOTO: LE HOAI NHAN
Sup mi Nam Pho adalah hidangan unik di ibu kota kuno Hue, tetapi juga sangat selektif dalam menentukan siapa yang akan memakannya. Tidak seperti sup mi tradisional lainnya, sup mi Nam Pho memiliki konsistensi yang khas. Mi-nya dibuat dengan rasio emas, yaitu tepung beras dan tepung tapioka, sehingga menghasilkan tekstur yang cukup lembut, tidak terlalu keras maupun terlalu rapuh.
Jiwa hidangan ini terletak pada kuahnya, yang diolah dengan cermat dari udang segar yang digiling halus dan perut babi yang dipotong dadu. Tambahkan sedikit bumbu spesial, semuanya menciptakan warna oranye-merah muda yang menarik dan rasa manis alami dari makanan laut.
Panci sup mie Nam Pho milik Bu Van
FOTO: LE HOAI NHAN
Saat disendok ke dalam mangkuk, kuahnya yang kental menyelimuti setiap mi, menambahkan potongan udang kenyal yang lezat dan sedikit irisan daun bawang. Pengunjung sering menambahkan cabai segar yang dihaluskan untuk menciptakan rasa pedas yang merangsang indra perasa. "Dan semangkuk saus ikan cabai ini, rasanya pasti pedas sekaligus harum, membuat siapa pun yang menyantapnya terkagum-kagum," tambah Ibu Van.
Banyak pengunjung datang ke restoran Ibu Van bukan hanya karena rasa kuah mi yang kaya, tetapi juga karena suasana akrab dan damai yang dihadirkan restoran ini. Bapak Nguyen Van Tuan (32 tahun, pelanggan tetap) berkata: "Restorannya kecil, tetapi selalu ramai. Sering kali kami tidak sempat makan tepat waktu, dan semuanya sudah habis. Kuah mi Ibu Van lezat karena mi-nya, gulungan udangnya, dan terutama harganya yang sangat terjangkau, 10.000 VND/mangkuk."
Sup mie Nam Pho biasanya dimakan dengan saus ikan dan cabai segar.
FOTO: LE HOAI NHAN
Semangkuk sup mie harganya 10.000 VND.
FOTO: LE HOAI NHAN
Sup mi Nam Pho karya Ms. Van bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga menyumbangkan sebagian jiwa desa Nam Pho kuno, tempat para pedagang kaki lima melestarikan dan mewariskan rahasianya dari generasi ke generasi. Sup ini adalah cita rasa tanah air, kenangan masa kecil, dan keindahan sederhana dalam budaya Hue.
Tak hanya di warung Ibu Van, di gang-gang kecil atau di bawah atap rumah-rumah tua di Hue, gambaran warung mi Nam Pho dengan kepulan asap tebal sudah menjadi bagian tak asing lagi...
Sumber: https://thanhnien.vn/quan-banh-canh-nam-pho-10000-dong-o-hue-dong-kin-khach-den-tre-la-het-18525072910494207.htm
Komentar (0)